Pesisirnews.com - Seorang pria asal India tega sang dengan menggunakan ular berbisa. Aksinya itu viral di media sosial belum lama ini.
Bahkan pria bernama P. Sooraj sempat membuat rencana licik, seolah sang istri dibuat meninggal karena kecelakaan. Meski begitu, rencana busuk P. Sooraj akhirnya berhasil terbongkar.
Dikutip dari Oddity Central, Sabtu (16/10/2021), via Tribunnews Maker, tak lama kemudian, pria berusia 32 tersebut pun ditangkap oleh pihak kepolisian.
Aksinya tega membunuh sang istri dengan menyewa ular kobra pun mencuri perhatian warganet hingga viral di media sosial.
Tak hanya itu, ia juga dengan nekat mencuri perhiasan milik istrinya saat peristiwa tersebut terjadi.
Kelicikan P. Sooraj mulanya disadari oleh orangtua korban. Orangtua korban curiga ada yang janggal pada kronologi kejadian. Ia juga yakin sang anak meninggal tidak wajar dan ia pun mencurigai suami korban.
Keluarga korban mengumpulkan bukti-bukti untuk menjawab kecurigaan itu. Selama setahun mereka mengumpulkan bukti-bukti untuk membongkar aksi keji P. Sooraj, hingga ia pun ditangkap.
Kronologi pembunuhan
Di bulan Maret 2020, pelaku menyewa ular berbisa dari seorang pelatih ular lokal. Ia berniat meracuni sang istri, Uthra.
Saat itu ular dibawa ke rumah hingga menyebabkan sang istri celaka. Ia terkena gigitan ular, namun awalnya berhasil selamat.
[br]
Korban menjalani perawatan intensif karena terkena gigitan. P. Sooraj pun tak kehabisan akal untuk menghabisi istrinya.
Saat Uthra dalam masa penyembuhan, ia kembali digigit ular pada Mei 2020.
Gigitan kedua ini berakhir fatal. Sang wanita pun dinyatakan meninggal dunia.
Sebelum Uthra digigit ular kedua kalinya, suaminya sempat memberinya obat tidur. Setelah memastikan sang istri tidur pulas, ia pun melepaskan ular berbisa untuk menggigit korban.
Ketika mendapati istrinya meninggal, pria ini lantas berpura-pura kaget.
Namun orangtua merasa curiga dan menuntut P. Sooraj. Ketika kasus ini diselidiki, P. Sooraj terbukti bersalah.
Selain itu, ia juga sudah merencanakan pernikahan dengan wanita lain. Hal itu membuat keluarga korban murka. Setelah terbukti melakukan pembunuhan berencana, pelaku pun ditahan.
"Putri kami akhirnya mendapat keadilan. Kami berharap Sooraj dihukum maksimal," ujar ayah Uthra. (PNC/SURYAMALANG.COM)