Ngeri, Dukun Muda Bunuh Ibu Rumah Tangga dan Putranya untuk Ritual Menghasilkan Uang

- Senin, 22 Maret 2021 11:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir032021/_4546_Ngeri--Dukun-Muda-Bunuh-Ibu-Rumah-Tangga-dan-Putranya-untuk-Ritual-Menghasilkan-Uang.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Ilustrasi: Ritual perdukunan. (DeviantArt)

OGUN, Pesisirnews.com - Komando Polisi Negara Bagian Ogun, Nigeria telah menangkap seorang dukun muda berusia 29 tahun, Baoku Gbuyi, dan seorang tukang batu berusia 27 tahun, Olamide Odulaja, karena diduga membunuh seorang ibu rumah tangga, Modupeola Folorunsho, dan putranya yang berusia empat tahun, Peter, untuk ritual menghasilkan uang.

Dilansir laman berita Nigeria sunnewsonline.com, para tersangka ditangkap menyusul laporan suami korban, Abiola Folorunsho, bahwa istri dan putranya hilang.

Petugas Humas Polisi negara bagian, DSP Abimbola Oyeyemi, mengungkapkan hal ini dalam sebuah pernyataan kepada media, Minggu (21/3).

Oyeyemi mengatakan suami yang berduka mengajukan pengaduan ke markas polisi divisi Ijebu-Igbo minggu lalu atas kehilangan istri dan anaknya.

Menurut Oyeyemi, atas laporan tersebut, Petugas Polisi Divisi Ijebu-Igbo, SP Kazeem Solotan, beserta detektif ditugaskan untuk mengungkap misteri di balik hilangnya para korban.

“Para detektif di sana kemudian memulai penyelidikan berbasis teknis dan intelijen, yang membawa mereka ke penangkapan Olamide Odulaja di Ibadan, Negara Bagian Oyo, Nigeria.

“Saat diinterogasi, Olamide mengaku bahwa dia dan seorang dukun menculik korban dan putranya pada 13 Februari 2021, dan bahwa korban dan putranya dibunuh untuk ritual uang di rumah jamu tersebut.

Dia menyatakan lebih lanjut bahwa dukunlah yang membakar kepala wanita itu, yang dia gunakan untuknya. Atas pengakuannya, detektif mengejar dukun yang tinggal di Jalan Araromi, Japara Ijebu Igbo.

Saat tiba di kediamannya, ditemukan bahwa dukun itu telah mendengar tentang penangkapan Olamide.

Selanjutnya, semua divisi yang berdampingan disiagakan untuk mencari tersangka yang melarikan diri.

[br]

Dia akhirnya dilacak ke desa Kajola, di mana dia ditangkap oleh DPO Awa Ijebu dengan bantuan pemburu dan warga setempat.

Saat diinterogasi, dukun muda itu mengaku bahwa Olamide Odulaja yang menghampirinya untuk ritual mencari uang, setelah itu dia memintanya untuk membawa kepala manusia sebagai salah satu bahan yang akan digunakan.

Dia menyatakan lebih lanjut bahwa mereka berdua bersekongkol untuk menculik wanita dan putranya dan membantai mereka untuk tujuan itu.

Dia mengaku lebih jauh bahwa dia membakar kepala wanita itu dengan beberapa bahan herbal lainnya, yang dia berikan kepada Olamide untuk digunakan.

Ketika ditanya tentang anak laki-laki itu, dia mengatakan bahwa kepala dan jenazahnya dibuang ke dalam jamban.

Oyeyemi mengatakan Komisaris Polisi negara bagian, Edward Ajogun, memuji anak buahnya atas tampilan intelijen investigasi mereka.

Ajogun menggambarkan insiden itu sebagai puncak ketidakmanusiawian terhadap manusia, memperingatkan mereka yang mencari ritual menghasilkan uang untuk dihentikan, karena hanya kerja keras yang didukung dengan doa yang dapat membawa manusia pada kesuksesan.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

International

Dugaan Pembunuhan di Kebun Sawit Desa Pancur, Satu Orang Ditemukan Tewas

International

Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke 96 HMI Adakan Dialog Kepemudaan

International

Di Hari Sumpah Pemuda Kapolres Inhil Beri Penghargaan kepada Personel Berprestasi

International

Pj Bupati H Erisman Yahya Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2024

International

Dua Pemuda Di Inhil Cek Cok Berujung Penikaman 1 Tewas Ditempat 1 Kritis

International

Steriker Asal Maroko Anwar El Ghazi Dipecat Dari klub nya Karena Mendukung Palestina