Amerika Serikat- Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, yang maju sebagai calon presiden dari Partai Demokrat, telah bersumpah untuk mengatasi kebutuhan dan keprihatinan komunitas Muslim-Amerika di AS begitu dia terpilih menjadi presiden AS.
BACA JUGA :subhanallah--cawapres-as-joe-biden-kutip-hadis-nabi-muhammad-saw-dalam-kampanyenya
Saat berbicara dengan beberapa pemimpin Muslim-Amerika di acara Million Muslim Votes yang digelar Emgage Action, sebuah organisasi Muslim terbesar di AS, Senin (20/07/20), ada ucapan Biden yang cukup mengejutkan para pemilih dari kalangan Muslim As.
BACA JUGA :kasi-penmad-pantau-proses-belajar-pada-mi-dilingkungan-kemenag-a-tim
Seperti dilansir media Turki yenisafak.com, Rabu (22/7/2020), dihadapan para pemilih, Biden mengutip sebuah hadits Nabi Muhammad S.A.W dari riwayat Muslim yang mengatakan, “Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tanganmu, jika tidak sanggup lakukan dengan lisanmu. Jika tidak mampu, maka ubahlah dengan hatimu," kata Biden dalam pidato tersebut.
[br]
Pemimpin 77 tahun itu juga menyampaikan beberapa janji, diantaranya mencabut larangan bepergian sejumlah negara Muslim ke AS yang sudah berjalan tiga tahun di era Trump.
BACA JUGA :tmmd-ke-108-kodim-0303-bengkalis-bangun-jalan-gang-kadiran-untuk-memudahkan-aktivitas-warga--
"Jika saya mendapat kehormatan menjadi presiden AS, saya akan mengakhiri larangan kepada Muslim pada hari pertama saya menjadi presiden," janjinya.
BACA JUGA :jangan-sepelekan--segera-lakukan-hal-ini-jika-akun-facebook-anda-diretas
Pilpres AS direncanakan bakal digelar pada 3 November mendatang. Tercatat ada tiga kandidat dalam pilpres AS yakni Biden, Trump dan Jo Jorgensen.