Pesisirnews.com - Pasangan suami istri (pasutri) beserta anaknya tewas disambar petir di kandang kambing di Felda Palong 6, Distrik Jempol, Malaysia.
Dilansir dari Pojoksatu.id, insiden yang terjadi sekitar pukul 16.00 waktu setempat itu menyebabka S Elangovan (38) dan istrinya P Kaliammah (36) tewas. Putra mereka, E Vinesh (3) juga tewas di tempat kejadian.
Kepala Kepolisian Distrik Jempol, Inspektur Muhd Nur Hishamuddin Hashim, mengatakan korban lainnya yang berusia sembilan tahun mengalami luka-luka. Korban luka diyakini masih satu keluarga dengan korban tewas.
"Kami menerima laporan tentang kejadian itu pada jam 11.50 malam lalu dan bergegas ke lokasi," ucap Muhd Nur Hishamuddin seperti dilansir hmetro.com, Rabu (5/6).
"Kami menemukan ada tiga mayat korban berada dalam kondisi berbaring," tambahnya.
Muhd Nur Hishamuddin mengatakan, sebelum mayat satu keluarga itu ditemukan, ibu dan nenek korban meminta bantuan tetangga untuk mencari putra dan cucunya.
Setelah melakukan pencarian, tetangga mendengar suara tangisan anak-anak sebelum menemukan tiga korban tewas.
"Saat itu situasinya diyakini hujan deras dan kilat sepanjang waktu," kata Muhd Nur Hishamuddin.
Selain tiga orang tewas, sejumlah ternak kambing juga mati akibat tersambar petir.
"Pemeriksaan di kandang kambing ditemukan tujuh kambing dan dua anjing mati dengan kondisi terbakar pada bulunya," katanya.
Dia mengatakan pemeriksaan post-mortem pada jam 9 pagi hari ini menemukan korban mengalami sengatan listrik akibat petir dan kasus itu diklasifikasikan sebagai kematian mendadak.(dan).