Video Penumpang Lion Air Jatuh Sesaat Sebelum Naik Pesawat Mendunia

- Jumat, 02 November 2018 12:23 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir112018/pesisirnews_Video-Penumpang-Lion-Air-Jatuh-Sesaat-Sebelum-Naik-Pesawat-Mendunia.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Liputan6.com

Pesisirnews.com - Beredar video penumpang nahas sebelum naik Lion Air JT610 sekitar satu jam sebelum jatuh bersama 189 orang di dalamnya.

Dalam rekaman tersebut, Paul Ferdinand Ayorbaba yang akan terbang pada 29 Oktober 2018 dari Jakarta ke Pangkal Pinang, merekam gambar orang-orang menuju Boeing 737 MAX 8 yang menjadi penerbangan terakhir mereka termasuk dirinya.

Video itu menjadi gunjingan tatkala pihak berwenang Indonesia mengatakan yakin telah mendeteksi 'ping' di laut yang berasal dari kotak hitam --yang mungkin membantu penyelidik menguak penerbangan nahas dengan 181 penumpang dan delapan awak selama 13 menit.

Dalam video singkat tersebut, penumpang Lion Air JT 610 pada 29 Oktober terlihat berjalan dalam antrean tertib melalui terminal domestik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta. Mereka menaiki tangga sebelum akhirnya masuk ke dalam pesawat.

Yorbaba juga merekam pesawat Lion Air yang menunggu dengan warna merah dan putih di landasannya dan menyorot ke jet Lion Air lain di kejauhan. Ia kemudian memperbesar gambar boarding pass miliknya yang menunjukkan nomor penerbangan JT610.

AP melaporkan, Ayorbaba yang sering bepergian ke Indonesia untuk berbisnis, berbagi video di WhatsApp dengan istrinya, Inchy Ayorbaba.

"Itu adalah kontak terakhirnya dengan saya, pesan terakhirnya untuk saya," katanya dalam wawancara dengan salah satu televisi swasta Indonesia.

Inchy Ayorbaba diwawancarai di sebuah rumah sakit polisi di mana dia bersama tiga anaknya menjalani tes DNA untuk membantu mengidentifikasi jenazah sang suami.

Dia mengatakan bahwa Ayorbaba  mengunggah video sekitar setengah jam sebelum tinggal landas, tetapi dia tidak melihat pesan sampai pukul 06.30 waktu setempat - dan tidak menontonnya saat itu.

Rekaman itu kemudian menjadi sorotan dunia, tersebar luas diberitakan media asing. Media Selandia Baru, New Zealand Herald, mengulas detik-detik terakhir Paul Ferdinand Ayorbaba naik Lion Air pada 29 Oktober dalam artikel bertajuk "Watch: Chilling WhatsApp video shows ill-fated Lion Air passengers boarding plane".

Sementara media Inggris Daily Mail memuatnya dengan "Doomed passengers' final moments: Widowed woman shares chilling WhatsApp video from her husband taken as he boarded plane that crashed into the sea, killing 189".

Media Amerika ThisisInsider.com juga tak ketinggalan memberitakan peristiwa nahas tersebut melalui "A chilling WhatsApp video shows passengers getting on the Lion Air flight that crashed into the sea, likely killing all 189 on board".

Sumber Liputan6.com 

Berita Terkait

International

Tabligh Akbar bersama UAS di Kapolres Rokan Hilir

International

Bupati Inhil Lepas 70 orang Kontingen Untuk Berkompetisi Diajang Porsenijar Tingkat Propinsi

International

Bupati Inhil Sambut Kunjungan Kerja Kajati Riau, Sinergi Antarlembaga Diperkuat

International

Rekonstruksi Jalan Sanglar–Kotabaru Terus Dikebut, Material Mulai Dimobilisasi

International

Polres Indragiri Hilir Raih Penghargaan Kapolri Kategori Pelayanan Prima

International

Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Dugaan Peredaran Sabu, Seorang Perempuan Diamankan