Pastor di Prancis Bunuh Diri usai Tuduhan Pencabulan

- Selasa, 23 Oktober 2018 00:53 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir102018/pesisirnews_Terjadi-Lagi--Pastor-di-Prancis-Bunuh-Diri-usai-Tuduhan-Pencabulan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Jakarta - Sekitar sebulan lalu, seorang pastor di Prancis  yang dituduh mencabuli wanita muda ditemukan tewas karena bunuh diri. Kini peristiwa serupa terjadi lagi.Dilansir AFP, Selasa (23/10/2018), Pierre-Yves Fumery (38) gantung diri di pastoran tempat dia tinggal, di Kota Gien, lembah Loire. Jasadnya ditemukan pada Sabtu (20/10) kemarin.Keterangan ini disampaikan oleh otoritas Katolik setempat. Sebelumnya, dia dituduh melakukan penyerangan seksual terhadap seorang anak-anak. Jaksa setempat, Loic Abrial, mengatakan dia telah ditanyai oleh polisi pada sepekan sebelumnya, terkait dugaan serangan seksual terhadap seorang anak di bawah usia 15 tahun.Fumery belum dituntut secara formal, namun dugaan kasus itu sedang dalam investigasi. Laporan-laporan soal serangan seksual yang diduga dilakukan Fumery datang dari masyarakat setempat.Uskup Orleans, Jacques Blaquart, yang membawahi kawasan Gien, menyebut kejadian itu sebagai "momen penderitaan dan sebuah cobaan yang tragis".Blaquart mengatakan sejumlah jemaat paroki Fumery telah memperhatikan perangai pastor yang tak patut terhadap anak-anak usia 13, 14, dan 15 tahun, termasuk seorang gadis kecil yang dia gandeng masuk ke rumah beberapa kali.Fumery telah diminta mundur sebelumnya oleh keuskupan, juga dipersilakan meninggalkan kota untuk sementara waktu. Fumery sempat melaksanakan saran itu dan kembali lagi ke Gien. Dalam sebulan terakhir, Fumery adalah pastor kedua yang melakukan bunuh diri di tengah persoalan yang serupa. Pada 19 September, Jean-Baptiste Sebe (38) menggantung dirinya sendiri di dalam gereja di bagian utara kota Rouen. Bunuh diri ini dia lakukan usai ada seorang perempuan yang menuduhnya telah melakukan penyerangan seksual terhadap kakak perempuannya.Gereja Katolik telah diguncang serangkaian skandal paedofilia dalam 25 tahun terakhir. Pastor paling senior di Prancis Philippe Barbarin tengah terjerat kasus, dia disidang pada Januari kemarin karena dugaan menutupi kasus pelecehan seorang pastor yang melecehkan anak pramuka di Lyon, pada dekade 1980-an.

Kompas.com

Berita Terkait

International

Polres Indragiri Hilir Raih Penghargaan Kapolri Kategori Pelayanan Prima

International

Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Dugaan Peredaran Sabu, Seorang Perempuan Diamankan

International

Polres Inhil dan Kejari Perkuat Sinergitas, Komitmen Bersama Jaga Kamtibmas dan Penegakan Hukum

International

Unilak Sosialisasikan Program S2 dan RPL bagi ASN Diskominfops Inhil

International

LPTQ Resmi Dilantik Oleh Bupati Inhil Herman

International

Bupati Inhil Sampaikan KUA dan PPAS APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD