BUKIT BATU, PESISIRNEWS.com- Miris lagi-lagi kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur(difabel) tuna wicara terjadi, kali ini terhadap korban NS (11) yang dilakukan oleh IW pekerjaannya buruh tani.Kejadian bermula ketika NS saat berjumpa ayahnya temannya IW dijalan, dengan pertemuan tersebut, karena terdorong hawa nafsu yang kuat, IW pun mengajak NS ke rumah kosong di Jalan Sukajadi RT 16 RW 07 Dusun Sukoharjo, Desa Pakning Asal, Kecamatan Bukit Batu, Jumat (8/8/14) sekira pukul 14.30 WIB.IW tidak mengakui perbuatan bejatnya saat ditanyai wartawan, Senin (11/8/2014), sedangkan NS sendiri mengakui perbuatan IW dirumah kosong tersebut. NS sendiri sempat melakukan perlawanan saat akan disetubuhi oleh IW. Karena NS bisu, dirinya hanya bisa pasrah. IW meninggalkan NS begitu saja, karena ada orang yang melintas dirumah kosong tersebut dan juga karena ketakutan.Dalam keadaan yang tidak berdaya, NS bertemu dengan Misnuri (43) yang saat itu sedang berada diwarung. Misnuri terkejut karena melihat NS menangis dari kejauhan, setelah didekati NS menunjukkan rasa sakit pada kemaluannya dan menangis. Lantas NS diantarkan pulang ke rumah NS oleh Misnuri. Lalu Misnuri membuat laporan terhadap kejadian tersebut di Mapolsek pada hari yang sama sekitar pukul 17.30 WIB."Memang NS sering bermain dengan anak IW, dirumahnya. Saya tidak pernah menyangka perbuatan bejat yang dilakukan oleh IW, padahal IW sendiri memiliki anak, "ujar Misnuri.Kapolsek Bukit Batu, Kompol Sasli Rais didampingi Kanit Reskrim, Ipda Edwi Sunardi membenarkan kejadian tersebut. Saat ini IW yang bekerja sebagai buruh tani, telah diamankan di Mapolsek Bukit Batu, guna pemeriksaan lebih lanjut. IW dibawa dan dipertemukan dengan NS yang bisu, lantas NS sambil menunjuk IW dan menangis lagi. Saat IW dibawa dan ditunjuk-tunjuk oleh NS, IW sempat mendapatkan bogem mentah dari masyarakat yang ramai di Polsek Bukit Batu."Kita sendiri kesulitan saat memeriksa NS, karena tidak bisa berbicara (bisu, red). Namun saat dipertemukan dengan IW, NS menunjuk IW sambil menangis. Saat ini kita masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Kita juga berharap, kasus ini bisa diselesaikan segera. Untuk selanjutnya diserahkan kepada jaksa, "ungkap Kapolsek. (yee)