SELATPANJANG-Pesisirnews.com: Oknum Anggota DPRD Kepulauan Meranti diduga telah melakukan pemangkasan dana bantuan masjid melalui aspirasinya sebesar Rp100 juta yang dipangkas hingga menjadi Rp20 juta. Ternyata, persoalan ini juga telah sampai ke telinga Bupati Kepulauan Meranti, Drs. Irwan Nasir MSi. Informasi tersebut didapatkan bupati dari salah seorang pengurus masjid di Desa Melai, Kecamatan Rangsang Barat. Ketika itu, Bupati Irwan bersama rombongan datang ke desa tersebut untuk kegiatan silaturahmi yang dilaksanakan di salah satu masjid setempat. Saat Bupati berbicara mengenai bantuan masjid, salah seorang pengurus masjid yang duduk di bagian belakang langsung menggerutu dan mengatakan kalau bantuan tersebut tidak utuh sampai ke tangan mereka. Karena penasaran, Bupati Irwan pun langsung memanggil pengurus masjid tersebut dan memintanya untuk menjelaskan bagaimana pemotongan terhadap bantuan itu terjadi. saat itulah semuanya terbongkar. "Itu sudah keterlaluan, sanggup mereka makan uang untuk masjid. Persoalan ini perlu kita tindaklanjuti dan saya harap kawan-kawan dari pers bisa membantu," ungkap Bupatibelum lama ini kepada sejumlah awak media. "Saya ingin persoalan ini diusut secara tuntas, sehingga persoalan seperti ini tidak lagi terjadi," lanjut Irwan. Untuk diketahui, sebenarnya pemotongan dana bantuan untuk pembangunan masjid bukanlah pertama kali terjadi. Sejak beberapa tahun terakhir, kasus tersebut kerap kali terdengar dari mulut ke mulut. Hanya saja fakta mengenai persoalan itu sangat sulit diungkap karena sebagian besar dari pengurus lebih memilih bungkam. (sas)