MEDAN - Sejak SD, Satria Budi dan Maisaroh sudah saling jatuh cinta. Namun sayangnya, jodoh berkata lain. Ketika dewasa, Maisaroh menikah dengan pria lain sementara Satria masih lajang.
Pada akhirnya, mereka dipertemukan lagi ketika keduanya berusia 38. Maisaroh yang berstatus suami orang dan berprofesi sebagai guru kembali bergairah begitu melihat lelaki pujaannya ketika dia masih duduk di bangku SD.
Meski sudah bersuami, Maisaroh dan Satria memadu kasih secara diam-diam. Puncaknya, Minggu (12/3/2017) Satria diundang Maisaroh datang ke rumahnya. Bahkan, dia diajak masuk ke kamar pribadinya.
Namun, kedatangan Satria ke rumah Maisaroh ternyata sempat dilihat tetangga. Mereka heran mengapa ada laki-laki tak dikenal masuk ke rumah seorang wanita yang sudah bersuami namun belum keluar hingga malam.
Kejadian mencurigakan itu langsung dilaporkan kepada orangtua Maisaroh. Selang beberapa menit kemudian, orangtuanya tiba di rumah Maisaroh dan langsung lemas begitu melihat anaknya bersama laki-laki lain di atas ranjang. Satria babak belur diamuk warga, sementara Maisaroh langsung melarikan diri dari rumahnya.
"Aku datang ke rumah itu buat betulin vespa bang," kilah Satria saat diperiksa di Polsek Labuhan, Senin (13/3/2017).
Warga menggiring Satria dan Maisaroh ke Polsek Labuhan. Kabar itu pun akhirnya sampai ke telinga Ramlan (43) suami Maisaroh yang tinggal di Pasar 2 Marelan.
"Aku memang sudah delapan bulan sudah pisah ranjang dengan dia (Maisaroh). Tapi aku sangat kecewa mengapa dia biasa bawa masuk laki-laki yang bukan muhrimnya ke dalam kamar," kata Ramlan yang juga berada di Polsek Labuhan.
Ketika dikonfirmasi, petugas SPKT Polsek Labuhan membenarkan adanya laporan perselingkuhan. "Pengaduan pelapor sudah kita terima dan segera ditindak lanjuti," ujar salah satu petugas SPKT.
sumber : kriminalitas.com