Ngeri, di Kecamatan Tampan Pekanbaru Satu Hari Dua Kali Rampok Beraksi

- Sabtu, 04 Juni 2016 20:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir062016/pesisirnews_Ngeri--di-Kecamatan-Tampan-Pekanbaru-Satu-Hari-Dua-Kali-Rampok-Beraksi.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
ilustrasi
PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Aksi perampokan bersenjata api di Kecamatan Tampan semakin menjadi-jadi. Dalam satu hari dan hanya hitungan beberapa jam saja, peristiwa curas bersenpi tersebut terjadi dua kali dan bikin heboh warga di sekitar lokasi kejadian, Jum'at (3/6/2016) kemarin.Berdasarkan data di kepolisian, kejadian pertama terjadi di Kos-kosan Alkaren, Jalan Bina Krida, pukul 10.00 WIB pagi. Korbannya adalah Farizky Afdalindra Ihsan (23), mahasiswa yang ngekos di TKP. Menurut Kapolsek Tampan, AKP Rezi Darmawan, pada peristiwa curas yang pertama tersebut, korban yang pagi itu sedang berada di kos-kosan tiba-tiba dikagetkan dengan kedatangan dua orang tak dikenal."Pelaku masuk ke dalam kos korban dan tanpa basa-basi langsung menodongkan senjata api sambil mengancam korban agar jangan berteriak. Ada dua orang (pelaku). Korban sama sekali tak mengenal para pelaku. Para pelaku juga menjarah harta benda korban, seperti satu unit motor Kawasaki Ninja RR nopol BM 2915 DU, satu unit handphone Sony Experia serta dompet korban berisi uang tunai dan surat-surat penting lainnya," bebernya, Sabtu (4/6/2016).Atas kejadian itu, sambungnya, korban pun mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Ironisnya, belum lagi terungkap kasus perampokan tersebut, di hari yang sama dan hanya hitungan beberapa jam kemudian, peristiwa perampokan serupa kembali terulang, Jum'at (3/6/2016) pukul 18.30 WIB.Kali ini sasarannya adalah toko CV Arif Jaya di Jalan Rajawali Sakti, Kecamatan Tampan. Korbannya, Afria Susanti (19) dan Titin Silvia, penghuni toko tersebut. Rezi menjelaskan, pada peristiwa curas yang kedua itu, para pelaku menggunakan modus pura-pura ingin fotocopy sejumlah berkas di TKP."Pelaku juga menggunakan senjata api. Awalnya kedua korban yang lagi nonton televisi tiba-tiba dihampiri oleh seorang pria yang hendak fotocopy dokumen miliknya. Namun tak lama berselang, datang lagi seorang laki-laki mengenakan topi sambil menodongkan sepucuk senpi ke arah perut salah satu korban. Korban dipaksa diam dan diancam agar tidak melawan," urainya panjang lebar.Setelah berhasil 'melumpuhkan' korbannya, kedua pelaku juga mengambil sepeda motor Kawasaki Ninja RR nopol BM 2758 NY milik abang korban. Puas mendapatkan apa yang diinginkannya, barulah para penjahat jalanan itu melarikan diri."Kedua peristiwa curas ini masih kita selidiki. Masing-masing korban sudah melaporkan ke kita (polisi). Kami juga menghimbau agar ke depannya masyarakat bisa lebih berhati-hati dan mewaspadai kedatangan setiap orang yang tidak dikenal. Sehingga bisa mengantisipasi kejadian serupa agar tak terulang lagi," pungkasnya.Sumber: Riauterkini.com


Tag:

Berita Terkait

Hukrim

Pelaku Perampokan Menggunakan Senjata Api Di Ringkus Polres Inhil

Hukrim

Polisi Kembali Berhasil Ringkus 2 Kawanan Rampok di Rohil Setelah 3 Rekan Pelaku Ditangkap

Hukrim

Tiga Kawanan Rampok di Rokan Hilir Diringkus Polisi

Hukrim

Bejat, Pria 40 Tahun di Luwu Rampok 2 Remaja, Seorang Dipaksa Melakukan Persetubuhan

Hukrim

Tim Gabungan Polda Riau Bekuk 4 Perampok Uang Rp 775 Juta di Mesin ATM di Rohul

Hukrim

3 Perampok di Perairan Palongan Berhasil Ditangkap Tim Gabungan Polres Inhil