PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Aiptu Syamsul Bahri (44) menjadi korban tindak kekerasan. Ia dikeroyok beberapa orang yang dipimpin Bprida DK, oknum anggota Brimob Polda Riau pada Kamis (2/6/2016) lalu, sekitar pukul 22.30 WIB di Tanayan Raya.Atas tindak kejahatan yang dialaminya, Aiptu Syamsul Bahri membuat laporan ke Polresta Pekanbaru dan kasusnya sedang dalam penyelidikan."Ada laporan dari personel Polda Riau yang menjadi korban pengeroyokan anggota Brimob dengan kawan-kawannya. Kasusnya sedang kami selidiki," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto kepada wartawan melalui sambungan telephon, Sabtu (4/6/2016).Dipaparkan Bimo, tindak pengeroyokan yang dialami Aiptu Syamsul bermula dari jual-beli mobil merek Honda jenis Jazz. Bripda DK minta korban untuk mecarikan mobil dan membayar uang muka Rp50 juta.Setelah uang diserahkan di Jalan H Ismail Tenayan Raya, entah mengapa beberapa jam kemudian Bripda DK kembali menemui korban dan meminta uang dikembalikan seraya melakukan penganiayaan."Korban dipukul di bagian dada dan perut, tangan dalam kondisi diborgol oleh terlapor," jelas Bimo.Sumber: Riauterkini.com