PEKANBARU - Sabu-sabu seberat hampir 1 kilogram yang ditemukan oleh tim Sat Res Narkoba Polresta Pekanbaru saat menggerebek sebuah rumah di Kampung Dalam pada Rabu (4/5/2016) lalu ternyata nilainya cukup fantastis. Barang haram yang belum diketahui siapa pemiliknya itu harganya mencapai Rp1,3 miliar."Jika diuangkan, itu (sabu-sabu) harganya Rp1,3 miliar. Kita belum tahu siapa pemiliknya, sampai sekarang masih kita cari. Kuat dugaan, ketika rumah tersebut digerebek, tersangka atau si pemilik sabu itu sudah kabur duluan lewat terowongan rahasia. Tim kita menemukan terowongan tersebut di sana (TKP Kampung Dalam)," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Aries Syarief Hidayat saat menunjukkan barang bukti sabu temuan di Mapolresta Pekanbaru, Kamis (5/5/2016).Aries menegaskan, untuk mengantisipasi agar rumah yang digerebek itu tak digunakan lagi sebagai lokasi transaksi narkoba, pihaknya juga akan segera memberi garis polisi di sekelilingnya. Dengan begitu, rumah itupun takkan bisa ditempati tanpa seizin polisi."Segera akan kita pasangi garis polisi. Jadi rumah itu takkan bisa sembarangan disewakan atau ditempati orang lain. Apalagi di rumah tersebut sering dijadikan tempat transaksi narkoba," tegasnya.Sebelumnya, sebuah rumah di wilayah Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan yang terendus sebagai lokasi transaksi dan jual beli narkoba digerebek oleh tim Sat Res Narkoba Polresta Pekanbaru, Rabu (4/5/2016) pukul 17.30 WIB sore lalu.Saat penggerebekan dilakukan, di TKP polisi berhasil menemukan barang bukti sabu-sabu seberat hampir 1 kilogram. Hanya saja, petugas gagal menangkap tersangka karena lebih dulu kabur melalui terowongan rahasia.Menurut Kasat Res Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana Riza, rumah di Kampung Dalam yang digerebek itu adalah rumah milik Rio, bandar sabu-sabu yang telah ditangkap oleh pihaknya saat pelaksanaan Ops Bersinar 2016 sebulan yang lalu. Rumah itu digerebek karena petugas mendapatkan informasi mengenai kedatangan sejumlah pengedar narkoba dari luar kota yang hendak melakukan transaksi dan pembagian sabu-sabu.Sumber: Riauterkini.com