PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Warga Jalan Limbungan, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir dihebohkan dengan kedatangan 2 tim kepolisian langsung dari Mabes Polri ke SMP Islam Plus Jannatul Firdaus, Senin (21/3/2016), malam. Diduga pengelola Yayasan Rhaudatul Jannah merupakan target operasi (TO) pihak kepolisian yang sewaktu penangkapan berhasil melarikan diri. Penggerebekan ini sebagai pengembangan dari penangkapan narkotika dari sebuah rumah di Cirebon Sabtu lalu, yang kemudian diketahui diselundupkan dengan menggunakan kapal laut. Saat itu aparat berhasil menyita 46 kg sabu-sabu dan sekitar 200 ribu butir pil ekstasi.Sudut-sudut bangunan SMP Jannatul Firdaus yang terletak di Jalan Limbungan, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir mendadak diramaikan oleh warga sekitar. Dari dalam sudah berdiri beberapa petugas yang menjaga pintu gerbang sekolah. Tampak beberapa petugas dari Mabes Polri sedang mengintrogasi beberapa guru SMP Jannatul Firdaus di dalam ruangan. Beberapa jam setelahnya tim keluar tanpa mau memberikan sedikitpun keterangan kepada wartawan yang sudah berada di lokasi. Seorang satpam sekolah ditahan di lokasi dengan kondisi tangan diborgol di sebuah sepeda motor. Ia juga tidak mau memberikan keterangan apapun, hanya menunduk lesu menempelkan kepalanya di stang sepeda motor.Dari cerita salah seorang warga setempat Oyon (32) kedatangan tim Mabes Polri sudah sejak pukul 16.00 WIB sore. Ia sempat mendengar suara letusan pistol beberapa kali sebelum kondisi sekolah mulai ramai dikunjungi oleh warga. Setelah itu barulah terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas kepolisian di lokasi. Malam harinya, tim dari Polsek Rumbai Pesisir dan Polresta Pekanbaru mulai berdatangan untuk membantu melakukan pencarian terhadap tersangka yang diduga lari ke hutan yang berada di belakang sekolah. Pencarian pun dilakukan selama berjam-jam. Namun hasilnya nihil. Sampai saat ini, petugas kepolisian masih sedang berjaga di lokasi. Setiap orang yang keluar masuk areal sekolah diperiksa secara intensif.Di lokasi juga ditemukan barang bukti sabu-sabu sebanyak setengah kilogram. Yang mana, tersangka yang kabur sebelumnya sempat berbincang dengan petugas kepolisian dari Mabes Polri. Karena tidak mengenali wajah tersangka, Polisi akirnya kecolongan dan tersangka langsung kabur dengan mengenakan celana pendek dan kaos bergaris merah putih. Warga juga dilibatkan untuk berjaga di sekitar lokasi.Sekolah ini merupakan sekolah yang para pelajarnya menginap di sekolah. Para orangtua juga tampak ramai berdatangan untuk memastikan kondisi anaknya. Sampai larut malam, sekolah ini masih dijaga ketat oleh aparat. ***Sumber: Riaupos.co