PESISIRNEWS.COM, BALI - Ancaman teror bom terjadi di restaurant cepat saji, KFC Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (2/2/2016). Pengunjung dan warga sekitar sempat heboh dengan laporan temuan bom itu.Laporan diterima polisi setempat saat pagi hari dan kawasan KFC di Jl. Ngurah Rai Negara langsung disterilkan. Personel Brimob juga langsung berjaga-jaga.Kapolres Jembrana, AKBP Djoni Widodo membenarkan pihaknya mendapatkan laporan ancaman teror bom yang berasal dari sebuah tas koper berwarna biru yang berada di dalam restaurant cepat saji tersebut."Kami terima laporan sekitar pukul 11.00 Wita tadi dari karyawan KFC. Katanya ada seseorng mencurigakan yang menitip tas dari pukul 08.00 sampai pukul 11.00 Wita siang tadi dan belum kembali," bebernya.Barang TitipanTak lama kemudian, Kabid Humas Polda Bali memberi info terbaru perihal teror bom yang diduga menyasar KFC di Jembrana, Bali, Selasa (2/2/2016).Menurut Heri, itu bukan ancaman bom.Benda yang diduga bom tersebut adalah sebuah koper yang tertinggal.Koper itu merupakan barang yang dititipkan oleh teman seorang karyawan resto cepat saji tersebut."Ya itu bukan ancaman bom. Itu tas (koper) yang tertinggal. Jadi, tidak ada ancaman," kata Heri, Selasa (2/2/2016).Heri menyebut ada miskomunikasi antara karyawan.Jadi, tas itu dititipkan oleh seorang rekan karyawan di resto cepat saji.Kemudian, waktu ada pergantian waktu, koper itu tidak diambil-ambil dan ditemukan oleh karyawan lainnya.Dan tidak ada komunikasi antar karyawan."Terus karyawn itu melapor ke pihak kami dan ada penanganan. Masyarakat tidak perlu takut. Dan isinya cuma baju dan perlengkapan mandi lainnya," pungkasnya.
Cari berita Terkait lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINISumber: halloriau.com