Curhat Keluarga di Kampar, 3 Bulan Pasca Anaknya Dibunuh, Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

- Rabu, 06 Januari 2016 13:04 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir012016/pesisirnews_Curhat-Keluarga-di-Kampar--3-Bulan-Pasca-Anaknya-Dibunuh--Pelaku-Masih-Bebas-Berkeliaran.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
internet
Ilustrasi
PESISIRNEWS.COM, KAMPAR - Keluarga korban penganiayaan berat asal Kabupaten Kampar-Riau sesalkan tindakan kepolisian di sana, pasalnya sudah tiga bulan anak mereka meninggal dunia, pelaku sampai kini masih bebas berkeliaran alias tak kunjung tertangkap.Demikian diungkapkan Casman Domo selaku orangtua laki-laki yang anaknya diduga dibunuh oleh pelaku berinisial PA. "Hampir tiga bulan anak saya bernama Rizki Irawan meninggal dunia. Sampai kini Polsek Kampar yang menangani kasus ini seolah tak berdaya menangkap pelakunya," sesal sang ayah kepada sejumlah wartawan.Keluarga almarhum menuding Unit Reserse Kriminal Polsek tersebut lamban menangani kasus ini, sehingga sang pelaku yang seharusnya di penjara, masih bebas berkeliaran. "Mau mengadu kemana lagi kami supaya pembunuh anak saya ini segera ditangkap," sesalnya, Rabu (6/1/2016).Casman yang merupakan warga Desa Pauh, Kecamatan Rumbio, Kabupaten Kampar ini bahkan menyebut kalau polisi yang menangani kasus tersebut jarang memberi kabar perihal kelanjutan penyelidikannya. "Kalau ditanya jawabannya itu-itu saja. Padahal sudah hampir tiga bulan ini. Apakah memang sulit menangkap pelakunya," sindirnya."Kasusnya jelas, ada korban dan pelaku, serta terencana. Sekarang pelaku kabur entah kemana, polisi juga belum menangkapnya. Tolonglah Pak Polisi, beri keluarga kami ketenangan dan kejelasan perjalanan kasusnya. Beri penjelasan kapan pembunuh anak kami ditangkap," harap Casman.Terkait ini, Kapolsek Kampar AKP Arbain yang dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Aiptu Syahrial mengatakan kalau pihaknya telah berupaya maksimal untuk menangkap pelaku. "Sudah kita cari (pelaku, red) ke berbagai daerah, bahkan ke kampungnya, tapi belum membuahkan hasil," jawabnya."Kami minta keluarga korban bersabar. Ini kasus menjadi atensi karena menyangkut nyawa orang, dan kami juga meminta bantuan keluarga korban, jika ada kabar keberadaan pelaku langsung hubungi kami," kata Syahrial singkat.Sebelumnya, Almarhum Rizky Irawan jadi korban penganiayaan pada Oktober 2015 lalu, yang diduga dilakukan oleh pelaku berinisial PA. Kala itu, anaknya yang baru pulang dari kebun karet dan hendak memarkirkan sepeda motor langsung diserang pelaku dari belakang.Menurut keterangan keluarga korban, saat itu anaknya dipukul dengan menggunakan batu tepat di bagian pundak hingga tersungkur. Korban yang sudah tak berdaya lalu diduga diinjak-injak PA. Kata keluarga, penganiayaan ini bermotif dendam yang dipicu pertengkaran antara keduanya.Korban sempat mendapat perawatan beberapa hari usai kejadian. Bahkan kasus ini juga sudah dilaporkan ke Polsek Kampar. Namun Tuhan berkehendak lain, Rizky akhirnya meninggal dunia setelah empat hari dirawat intensif.Cari berita terkait lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINISumber: goriau.com


Tag:

Berita Terkait

Hukrim

Dugaan Pembunuhan di Kebun Sawit Desa Pancur, Satu Orang Ditemukan Tewas

Hukrim

Dua Pemuda Di Inhil Cek Cok Berujung Penikaman 1 Tewas Ditempat 1 Kritis

Hukrim

Jelang Idulfitri Terjadi Peristiwa Penghilangan Nyawa oleh Seorang Remaja di Kampar

Hukrim

Sadis, Mbah Slamet Diduga Melakukan Pembunuhan Berantai, 11 Orang Jadi Korban

Hukrim

Bharada Eliezer Hari Ini akan Dipindahkan ke Lapas Salemba dengan Pengawalan Ketat

Hukrim

Hakim Vonis Mati Ferdy Sambo, Terdakwa Kasus Pembunuhan Brigadir J