PEKANBARU, PESISIRNEWS.COM - Aksi yang dilakukan Brigadir IM (30) ini tergolong nekat. Anggota Polres Meranti tersebut terpaksa berurusan dengan rekannya sesama polisi di Polresta Pekanbaru. Ia ditangkap di simpang traffic light Jalan Samratulangi atau tepatnya di sebelah Kantor Polresta Pekanbaru, Kamis (17/12/2015).Brigadir IM diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika jenis ekstasi. Pada saat ditangkap, ditemukan sekitar 100 butir diduga ekstasi yang tersimpan dalam kotak rokok di dalam sakunya. Ekstasi bermerek apple warna hijau itu diduga dibawa oleh IM dari Selatpanjang, Kabupaten Meranti. Namun menurut pengakuan IM, barang haram itu di dapatnya di Kampung Dalam, Kota Pekanbaru.Menurut keterangan Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru Kompol Iwan Lesmana Riza, penangkapan ini berawal dari informasi yang diterima Satresnarkoba Polresta Pekanbaru dari sumber terpercaya. Disebutkan, ada dua orang yang akan masuk Pekanbaru membawa pil yang diduga ekstasi. Ternyata, sesudah diselidiki diketahui dua orang itu merupakan oknum polisi Polres Meranti.Setelah itu, tim opsnal melakukan penyamaran untuk melakukan pembelian dengan memesan 500 butir ekstasi seharga Rp100 juta. Akan tetapi pada saat akan transaksi, pelaku hanya membawa 100 butir sebagai penjualan awal. Karena tidak sesuai kesepakatan, transaksi batal.”Awalnya IM mengaku sebagi anggota TNI. Setelah diperiksa, ternyata anggota Polres Meranti,’’ ujar Iwan Lesmana Riza, Jumat (28/12/2015).Sebelum penangkapan, Iwan mengatakan pihaknya telah mengikuti tersangka IM dari Jalan Setia Budi menggunakan sepeda motor. Kemudian sampai di traffic light Jalan Samratulangi, setelah dipastikan target memang itu, langsung dilakukan penangkapan dan ditemukanlah barang bukti sebanyak 100 butir. ”Setelah diinterogasi, barulah diketahui kalau tersangka merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Meranti,’’ jelasnya.Dari pengakuan pelaku, Iwan menjelaskan pelaku bekerja sama dan seorang anggota Polres Meranti lainnya berinisial RA (30) yang saat ini ditetapkan sebagai DPO. ”Saat ini sedang dalam pengembangan untuk menangkap tersangka lainnya, apalagi pelaku lainnya merupakan anggota polisi jadi pasti akan lebih mudah dicari,’’ tambahnya.
Jangan lewatkan berita terkini lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINI Sumber: riaupos.co