PEKANBARU, PESISIRNEWS.COM - Panitia Kongres Himpunan Mahasiswa Indonesia XXIX akan menambah biaya Rp1 miliar karena kongres di Pekanbaru diperpanjang. Koordinator Stering Commute HMI Akmal Sakti mengatakan bahwa segala biaya kongres per harinya mencapai Rp300 juta. Biaya itu termasuk sewa gedung, penginapan, makan dan sebagainya. "Kami akan tambah anggaran Rp1 miliar karena kongres diperpanjang hingga tiga hari ke depan," ungkapnya di Pekanbaru, Kamis (26/11/2015). Kongres yang dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Ahad (22/11/2015) pagi itu sebelumnya sudah menimbulkan polemik karena menghabiskan anggaran Rp7 miliar, dimana Rp3 miliar disubsidi dari APBD Riau 2015. Selama kongres berlangsung, ada beberapa insiden ricuh antar kelompok hingga acara terpaksa diperpanjang dari jadwal yang ditetapkan. Seharusnya, kongres berakhir pada Kamis (26/11/2015). Aksi ricuh dimulai ketika 1.500 mahasiswa yang berasal dari Makassar melakukan aksi bakar ban karena ditelantarkan, Sabtu (21/11/2015) sebelum Kongres dimulai. Mahasiswa Makassar juga dituduh sebagai pelaku yang memanah mahasiswa Riau, Ahad (22/11/2015). Polisi menangkap 8 orang dari rombongan Makassar karena kedapatan membawa senjata api, senjata tajam, sumpit (panah beracun tradisional) serta racun mematikan. Pemerintah Provinsi Riau juga melaporkan romobongan mahasiswa karena sejumlah aset hilang dari Gelanggang Olahraga Remaja yang menjadi tempat Kongres berlangsung. Mahasiswa Makassar yang diinapkan di lokasi itu kembali dituduh sebagai penyebabnya.
Cari berita terkait lainnya, Silahkan Klik DISINI / DISINISumber: Bisnis.com