MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Warga Sungai Juling, Kecamatan Tebingtinggi Selatpanjang, Selasa (10/11) sekitar pukul 07:00 WIB dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang terbujur kaku di atas meja milik pedagang.Belakangan diketahui, bahwa sosok pria itu bernama Ameng (61), yang juga warga Sungai Juling.Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ameng dikenal selama beberapa tahun ini mengalami gangguan jiwa. Sehingga kesehariannya tak beraturan."Iya ada kurang-kurangnya (tak waras,red) bang. Sudah lama seperti ini," ucap Mif saksi mata yang ada di situ.Setelah mayat itu ditemukan, warga setempat langsung melapor kepada Polsek Tebingtinggi.Kemudian Polsek Tebingtinggi langsung olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi.Setelah olah TKP, petugas itu membawa jasad Ameng ke pihak medis guna diotopsi."Jadi waktu kami bawa ke medis, kata mereka meninggalnya wajar tanpa ditemukan indikasi apa-apa. Artinya murni sakit, jadi gak diotopsi lagi," jelas Kapolsek Tebingtinggi, AKP Ade Rukhmayadi SH.Tambah AKP Ade, anak dan istri korban yang ditemukan meninggal itu, tak menerima. Sebab, sewaktu masih waras (masih hidup, red) korban suka mabuk minuman keras (miras). Dan ketika pulang sehabis mabuk ke rumah, korban suka main tangan terhadap anak dan istrinya."Jadi anak dan istrinya sudah gak terima atau tak diakui lah. Waktu masih hidup suka main kasar," sebutnya.Kendati demikian, pihak kepolisian menyerahkan jasad korban kepada saudara lelaki korban."Istri dan anak kan tak terima. Jadi kami serahkan ke saudara dia. Dan saudara dia sudah dibawa ke rumah Persatuan Sosial Marga Thionghua (PSMTI). Mungkin besok (Rabu 11/11) dikebumikan," pungkas AKP Ade.(Adi)