BAGANBATU, PESISIRNEWS.COM – Berhati-hatilah kalau mendengar teriakan “Minta Tolong”, itulah yang terjadi terhadapa pelaku RS (16) seorang Pelajar, warga KepenghuluanBagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir harus ditangkap oleh Polsek Bagan Sinembah.Hal itu Akibat dari perbuatan pelaku RS bersama warga melakukan penganiayaan terhadap seorang anggota TNI AD. Atas kejadian tersebut korban berinisial AK (20) anggota TNI AD, melaporkan kejadian yang menimpanya Kamis (29/10) pukul. 10.00 WIB Kemaren. Dalam laporannya AK menjelaskan telah terjadi penganiayaan terhadap dirinya pada hari Rabu (28/10) pukul. 23.00 WIB di Jalan Lancang Kuning Kepenghuluan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir.Akibat dari kejadian tersebut AK mengalami luka robek di bagian kepala, bibir dan hidung. Menurut keterangan dari AK, saat itu di melintas dengan mengendarai sepeda motor di lokasi kejadian, menghentikan sepeda motor yang pengemudinya mirip dengan orang yang mengambil helm milik AK.Selanjutnya AK bertanya “Mana Helm Ku” di jawab pengemudi tersebut “Tidak Ada”, selanjutnya AK mencekik lehernya dan pengemudi tersebut berteriak “Minta Tolong” sehingga menimbulkan perhatian warga yang kemudian memukuli AK di tempat kejadian.Akibat dari kejadian tersebut AK mengalami luka robek dibagian kepala, bibir dan hidung. Atas kejadian tersebut atas perintah Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Dody Harza Kusumah SH SIK, memerintahkan Tim Opsnal Polsek Bagan Sinembah untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku yang telah melakukan penganiayaan terhadap korban AK.Atas Kerja keras Tim Opsnal Polsek Bagan Sinembah membuahkan hasil dan berhasil menangkap pelaku RS yang ikut melakukan penganiayaan terhadap korban AK.Kapolres Rokan Hilir AKBP Subiantoro S.H. SIK, melalui Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Dody Harza Kusumah S.H. SIK, Sabtu ( 31/10) membenarkan telah melakukan penahanan terhadap pelaku penganiayan terhadap korban AK, sedangkan untuk pelaku lainnya masih dilakukan penyelidikan."Pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polsek Bagan Sinembah. Untuk korban AK sudah dimintai Visum untuk penyiidikan kasus tersebut," ungkap polsek. (Sam)
Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan Klik DISINI / Follow twiter klik DISINI