SUKABUMI, PESISIRNEWS.COM - Seorang guru TK berinisial AM (51), diantarkan pulang ke rumahnya dalam keadaan tak bernyawa Saptu (3/10/2015). Belum diketahui penyebab meninggalnya warga Kampung Cibaraja, Sukabumi, Jawa Barat yang diantarkan ke rumah menggunakan angkot tersebut.Pertama kali diketahui meninggal dunia oleh Refli (22) putranya. Namun sayangnya karena panik ia tak sempat menanyakan penyebab kematian sang ibu kepada sopir yang mengantarkan jasad ibunya.Sopir misterius itu pun buru-buru pergi meninggalkan kediaman Refli tak lama setelah mengantarkan tubuh korban. Saat diperiksa, Refli menemukan ada bekas luka seperti cekikan di leher sang ibu."Diantar pake angkot kuning 15 an jurusan Sukabumi - Bhayangkara, pas dianterin ke rumah ibu saya sudah dalam keadaan meninggal dunia. Saya buru-buru bawa kedalam kamar dan pas diperiksa ternyata ada luka di leher," ujarnya.Refli kemudian menghubungi pihak kepolisian. Tim identifikasi Polres Sukabumi Kota membawa jasad korban ke Instalasi Jenazah RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Puluhan tetangga korban berdatangan memadati rumah duka.Sementara itu Dadang (52) suami korban terlihat berduka dengan kepergian istrinya, terakhir komunikasi dengan korban pagi tadi sekira pukul 08.00 WIB. Saat itu korban meminta izin untuk pergi menghadiri undangan."Pagi tadi istri saya pamitan untuk pergi undangan, pas pulang kondisinya sudah seperti ini. Saya berharap semoga cepat terungkap," harap Dadang.Polisi masih menyelidiki peristiwa ini. Kepala Bagian Operasi (KBO) Reskrim Polres Sukabumi Kota Ipda Ujang Ta'an belum memberikan keterangan mengenai proses penyelidikan."Masih visum, nanti akan kita kabari perkembangannya," ujarnya. (rio)Sumber: Detik.com