JAKARTA, PESISIRNEWS.COM - Keceriaan bocah 9 tahun yang hilang seusai pulang sekolah, tak lagi menghangatkan suasana rumah Saiful dan Ida. Bocah perempuan yang menghilang pada Jumat (2/10) siang, ditemukan tidak bernyawa dalam kardus."Keseharian dia tuh ceria banget. Dia kan di rumah juga tinggal sama ibu, tante, dan neneknya. Dia juga sering bantuin cuci piring. Pokoknya saya merasa kehilangan," kata Abdul, paman korban di rumah duka di Kampung Rawa Lele, Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (3/10/2015).Keluarga baru mendapat kabar tewasnya anak ketiga dari empat bersaudara ini dari petugas Polsek Kalideres pada pukul 09.00 WIB pagi tadi."Kita tahu kabar bahwa Fauziah ditemukan tewas dari polsek. Kemudian kita langsung menuju Polsek Kalideres," lanjutnya.Sebelumnya, keluarga sempat mencari Fauziah pada Jumat (2/10) sore. Karena menurut Abdul, Fauziah selalu pulang ke rumah selepas sekolah tepat waktu."Dia sekolah, Jumat tuh jam setengah 10 udah pulang. Biasanya langsung pulang. Tapi sampai sore belum pulang. Sampai jam 12 malam belum pulang juga ditungguin," ucapnya.Rencananya mayat korban akan diautopsi setelah mendapat persetujuan keluarga. "Sesuai dengan prosedur DVI (Disaster Victim Identification), untuk melakukan autopsi harus ada izin keluarga. Tadi sudah kami minta dan orangtua sudah menyetujui. Malam ini kita akan lakukan autopsi," ujar Krishna di rumah duka.Setelah dilakukan autopsi, jenazah akan segera dimandikan dan dikembalikan kepada keluarga. Saat ini jenazah sudah berada di RS Polri Kramat Jati.Krishna mengatakan, pihaknya masih terus menyelidiki kasus ini. Keluarga telah memberikan keterangan mengenai kondisi terakhir siswi Sekolah Dasar tersebut. Namun pihaknya belum mendapatkan informasi siapa yang terakhir bersama korban saat pulang sekolah. (rio)Sumber: Detiknews