RENGAT, Pesisirnews.com - Mawar (bukan nama sebenarnya) diduga jadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh bapak kandungnya.
Gadis remaja 13 tahun di Riau ini diduga diperkosa saat tidur. Hal itu disadari gadis belia ini saat bangun tidur. Ia terkejut ketika mengetahui dirinya tidak mengenakan celana dalam. Selain itu ia juga merasakan perih pada organ intimnya.
Yang paling membuat Mawar terkejut, disampingnya ia lihat pria tanpa busana, dan pria itu adalah SYT (36), yang tak lain ayah kandungnya
SYT adalah warga Rengat Barat, Kabupaten Inhu, Provinsi Riau.
Apa yang dialami Mawar terungkap setelah ia bercerita kepada ibu kandungnya berinisial ROS (35).
Kapolres Inhu, AKBP Efrizal melalui Ps Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran menerangkan saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Rengat Barat.
[br]
Misran menjelaskan kejadian itu terungkap pada Senin (28/6/2021) malam, pukul 19.00 WIB, ketika itu korban dan ibunya ROS sedang duduk di rumah.
Tiba-tiba korban bercerita pada ibunya terkait kejadian pada tanggal 10 Juni 2021 lalu yang membuat mental korban terguncang hebat, namun korban takut mengatakan pada ibunya.
"Berdasarkan keterangan korban kepada ibu kandungnya pada subuh menjelang pagi itu, korban tiba-tiba terbangun dari tidur karena merasa bagian kemaluannya perih dan pakaian bagian bawah hingga celana dalamnya lepas," kata Misran.
Korban terbangun dari tidur sambil menahan rasa sakit di bagian kemaluannya. Korban juga kaget melihat pelaku yang tertidur pulas di sampingnya tanpa selembar pakaian.
Menyadari dirinya menjadi objek perbuatan tak senonoh yang dilakukan bapak kandungnya, korban bergegas meninggalkan kamarnya dan pindah ke kamar lain.
[br]
Akhirnya, korban memberanikan diri menceritakan kejadian yang dialaminya pada ibu kandungnya.
Ibu korban marah mendengar pengakuan korban.
Pada malam itu juga ibu korban mendatangi Polsek Rengat Barat untuk melaporkan perbuatan mantan suaminya, yang juga ayah kandung korban.
Setelah menerima laporan ibu korban, unit Reskrim Polsek Rengat Barat segera turun ke lapangan dan meringkus pelaku yang saat itu berada di rumahnya.
Pelaku dengan tertunduk malu mengakui semua perbuatan tercela itu pada penyidik.
"Tersangka sudah diamankan, begitu juga dengan sejumlah barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian," pungkas Misran. (Pnc/Tribunpekanbaru)