Istri Bunuh Suami Dibantu Pria Selingkuhan, Usai Membunuh Keduanya Salat Berjemaah

- Kamis, 22 April 2021 20:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir042021/_9341_Istri-Bunuh-Suami-Dibantu-Pria-Selingkuhan--Usai-Membunuh-Keduanya-Salat-Berjemaah.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Rekonstruksi pembunuhan bos wajan di Bantul, Kamis (22/4/2021). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)

BANTUL, Pesisirnews.com - Reka adegan pembunuhan Budiantoro (38), bos wajan di Bantul, Provinsi DIY Yogyakarta, Kamis (22/4/2021) menampilkan dua pelaku pembunuhan, yakni istri korban, KI (30) dan karyawannya Nur Kholis (22).

Dilansir detikcom yang memantau jalannya rekonstruksi, terdapat 57 adegan rekonstruksi yang berlangsung di Mapolres Bantul.

Dalam rekonstruksi, tampak kedua pelaku tengah memperagakan adegan dari awal hingga eksekusi korban.

Diperagakan bagaimana eksekutor yakni Nur mengenakan baju tahanan dan tersangka dua yakni istri korban mengenakan hijab warna cokelat, baju lengan panjang dan celana panjang.

Dari rekonstruksi itu terungkap kedua pelaku sempat salat berjamaah usai menghabisi korban.

"Ada fakta baru, setelah membunuh kan mereka salat bareng dan segalanya itu nanti kita tambahkan dalam penyidikan," ujar Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi saat ditemui di Polres Bantul, Jalan Jenderal Sudirman, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, hari ini.

Secara rinci, Ngadi menyebut setelah membungkus jasad korban dan menyimpannya ke gudang, kedua pelaku salat magrib berjamaah. Selanjutnya, KI membeli sate ayam keliling dan memakannya bersama Nur.

"Setelah salat berjamaah dan makan sate itu keduanya salat isya berjamaah dan baru melakukan rencana membuang jasad korban," ujarnya.

Selain itu dari rekonstruksi itu juga terungkap adanya perencanaan dalam pembunuhan tersebut. Tersangka mengaku perencanaan aksi itu dilakukan lewat pesan teks dan video call WhatsApp (WA).

"Selanjutnya Nur Kholis datang dengan menyelinap ke rumah korban. Setelah itu, sesuai rencana eksekusi dilakukan pada saat berhubungan intim, lalu istri korban memberi kode khusus kepada Nur lewat desahan," ujar Ngadi.

"Di situlah keduanya berhubungan intim dan istri korban beri kode ke Nur dan Nur keluar dari gudang lalu menjerat leher korban dari belakang," ujarnya.

[br]

Setelah Nur menjerat leher korban, KI ikut membungkam suaminya. Usai korban tewas, keduanya memakaikan baju ke korban dan membungkusnya dengan sprei.

Jasad korban lalu diletakkan di dalam gudang sebelum akhirnya dibawa dengan mobil untuk dibuang pada sekitar pukul 21.00-23.00 WIB.

"Awalnya mau pakai motor tapi karena jasad korban bertubuh besar makanya pakai mobil," ucapnya.

Selain itu, Ngadi menyebut jika kedua pelaku pembunuhan ini memiliki hubungan khusus. Keduanya mengaku tega membunuh karena diancam akan dibunuh oleh korban.

"Dari pengakuan keduanya, mereka mengaku akan dibunuh sama korban. Kenapa mau dibunuh? Kemungkinan besar ada hubungan khusus dan diketahui oleh korban. Jadi menurut kami motifnya cinta segitiga," katanya.

Sumber: (detik.com)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Hukrim

DKPP Pecat Satu Anggota KPU Bengkalis Terkait Laporan Perselingkuhan

Hukrim

Suami Syok Temukan Istri Dipangkuan Pak RW dengan Kondisi Celana Telah Melorot

Hukrim

Kelakuan Bapak Hiperseks Cabuli Anak Kandung dan Hamili Adik Ipar

Hukrim

Keris Menghujam di Tubuh Selingkuhan Istri, Kejadian Selanjutnya Sungguh Diluar Dugaan

Hukrim

Oknum Karyawati Bank di Lampung Digerebek Suami, Ngaku Sudah Nikah Siri dengan Selingkuhan

Hukrim

Suami Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Selingkuhan Istri, Korban Dihabisi Secara Sadis