RENGAT, Pesisirnews.com - Seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Riau yang pernah bermasalah dengan kasus tindak pidana narkotika kembali berulah. Dia kembali ditangkap polisi atas kasus peredaran narkotika jenis sabu di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau.
Kapolres Inhu AKBP Efrizal melalui Ps Paur Humas Aipda Misran menyebutkan bahwa oknum PNS itu berinisial EY alias Edi (44), yang berdinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu.
"Tersangka EY alias Edi merupakan pengedar narkotika jenis sabu. Yang bersangkutan residivis. Sebelumnya dia sudah pernah ditangkap dan masuk penjara tahun 2014 lalu pada kasus yang sama," ungkap Misran kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApps, Kamis (25/2/2021).
Kronologi penangkapan terhadap EY alias Edi oleh Unit Reskrim Polsek Rengat Barat bermula pada Selasa (23/2/2021), sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku ditangkap ketika berada di rumahnya, dengan barang bukti sabu dua paket kecil dan alat-alat yang digunakan untuk mengisap serbuk haram itu.
[br]
Misran melanjutkan, oknum PNS tersebut ditangkap setelah petugas melakukan penangkapan pelaku lain, berinisial MFR alias Fais (47).
"Setelah dilakukan pengembangan dari tersangka MFR, dia mengaku membeli sabu dari tersangka EY alias Edi," kata Misran.
Tanpa buang waktu, petugas langsung menangkap EY di rumahnya. Namun, dari pengakuan EY, sabu didapat dari seseorang yang identitasnya belum diketahui hingga saat ini.
"Polsek Rengat Barat masih memburu penyuplai sabu kepada EY. Untuk saat ini EY dan MFR telah dilakukan penahanan," jelas Misran.
Sumber: (kompas.com)