Warga Rokan Hilir Ditembaki Secara Brutal, Begini Kondisinya

- Jumat, 20 November 2020 22:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir112020/_5983_Warga-Rokan-Hilir-Ditembaki-Secara-Brutal--Begini-Kondisinya.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Photo : Dok. Polsek Pujud
Korban saat dilakukan Visum et Revertum beserta barang bukti yang diamankan Polsek Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Jumat (20/11/2020).
ROKAN HILIR

Pesisirnews.com - Ditembaki dengan brutal,Ardianto, 41 warga Dusun Sungai Kuning, Kep. Sei Tapah, Kec Tanjung Medan, Kab. Rokan Hilir (Rohil), Prov. Riau, laporkan peristiwa yang dialaminya kepada Polisi, Jumat (20/11/2020).

Informasi yang berhasil dihimpun dari Mapolsek Pujud, menyebutkan bahwa terjadinya penembakan terhadap pelapor (Ardianto) tersebut, pada hari Senin (09/11/2020) yang lalu tepatnya di rumahpelapor di Dusun Sungai Kuning, Desa Sei Tapah, Kec. Tanjung Medan, Kab. Rohil.

Dikatakan Kapolsek Pujud, AKP Nur Rahim SIKberdasarkan keterangan dari pelaporbahwa peristiwa penembakan bermula pada hariSenin (09/11/2020) sekitar pukul 14.00 wib yang mana pada saat itu pelapor sedang berada di rumah sendirian.

"Kemudian pelapor mendengar suara sepeda motor yang berhenti di belakang rumah pelapor dan tiba-tiba pintu dapur rumah pelapor terbuka secara paksa dan pelapor melihat datang atau masuk dua orang terlapor yang di kenal pelapor yang berinisial Kar dan Fer. Dan menurut keterangan pelapor bahwa terlapor Kar membawa senjata jenis Air Softgun warnahitam dan langsung menodongkan ke arah pelapor," kata Kapolsek berdasarkan keterangan pelapor.

[br]Lanjut Kapolsek Pujud yang juga akrab disapa Baim itu lagi, pelapor langsung mencoba merebut senjata terlapor, namun tidak berhasil dan hanya berhasil memegang tangan terlapor.

"Dan pada saat itu juga terlapor Kar menembak pelapor secara brutal sehingga peluru softgun tersebut mengenai dada, kepala, daun telinga, leher dan lengan tangan sebelah kanan pelapor," ujar Baim.

Kemudian, pelapor mengatakan kepada Polisi bahwa terlapor yang berinisial Ferberkata kepada terlapor Kar "Udah bunuh pak, tembak pak, biar mati dia". Dan usai menembak pelapor, kemudian setelah itu, kedua terlapor melarikan diri.

[br]Sedangkan selang tidak berapa lama, istri pelapor yakni Parida datang ke tempat kejadian perkara (TKP) yang diikuti warga sekitar dan membawa pelapor ke klinik Dewi yang berada tidak jauh dari kampung tersebut guna membantu pelapor untuk mendapatkan pertolongan medis.

"Akibat penganiayaan yang di lakukan kedua terlapor, pelapor mengalami luka atau bocor di kepala dan ada luka memar di leher, dada, lengan sebelah kanan. Selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pujud guna proses lebih lanjut," tandas Baim.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Hukrim

Ciptakan Kamsebtibcarlantas, Satlantas Polres Rohil Bagikan 10 Baju Kaos Pelopor Keselamatan

Hukrim

Jadi Pengedar Sabu, Seorang Buruh Tani di Rohil Diciduk Polisi

Hukrim

Diduga asal Jadi, Waka Polres Rohil Akan Cek Pembangunan Mako Polsek Bagan Sinembah

Hukrim

Pagu anggaran Berkisar Rp 2 Miliyar, Pembangunan Mako Polsek Bagan Sinembah Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Hukrim

Personil Gabungan Polres Rohil Mendadak Ditest Urine

Hukrim

Grebek Sebuah Salon, 4 Orang Jaringan Sabu Diringkus Polisi di Rohil