Ancam Bunuh Nasabah, Debt Collector Ditebas Kapak Berkarat

- Jumat, 03 Agustus 2018 18:32 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir082018/pesisirnews_Ancam-Bunuh-Nasabah--Debt-Collector-Ditebas-Kapak-Berkarat.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Jpnn.com

Pesisirnews.com - Debt collector bernama Bone Prancius Butar-Butar nyaris meninggal setelah ditebas menggunakan kapak berkarat oleh Kasnur Kasim.

Peristiwa itu bermula ketika Bone mendatangi rumah Kasnur di Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Balikpapan Utara, Kalimantan Timur, Kamis (2/8).

Saat itu, Bone menagih utang sembari mengeluarkan kalimat bernada ancaman kepada Kasnur.

Kasnur yang kalap langsung menyerang Bone. Dia menebas Bone menggunakan kapak.

Bone langsung tersungkur ke lantai. Darah segar mengalir dari kepalanya.  

Tubuhnya kejang-kejang. Bone juga berusaha menutup aliran darah di kepala menggunakan tangan.

Bone masih beruntung karena langsung dibawa ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo sehingga nyawanya bisa diselamatkan.

Personel gabungan dari Resintel Polsek Balikpapan Utara serta Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Balikpapan yang menerima informasi dari masyarakat langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Anggota langsung mengamankan pelaku," kata Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Sopyan sebagaimana dilansir laman Prokal, Jumat (3/8).

Sopyan menambahkan, tebasan kapak dari Kasnur membuat Bone mendapat 15 jahitan di kepala.

"Korban dikapak pas di posisi tengah kepala. Korban tersungkur dan mengalami luka sobek di bagian kepalanya," ujar Sopyan.

Sementara itu, Kasnur mengaku memiliki tanggungan sebesar Rp 120 ribu per hari.

Menurut Kasnur, dirinya tidak berniat mangkir, tetapi dagangannya sedang sepi pembeli.

Akan tetapi, sambung Kasnur, Bone justru mengancam akan membunuh.

"Dia langsung ngomong 'Saya tidak mau tahu, malam ini juga kamu harus bayar.  Kamu ingat siapa saya di Balikpapan. Malam ini kamu hilang'," ujar Kasim menirukan ancaman Bone.

Dia menambahkan, saat itu istrinya juga mendengar ancaman yang dilontarkan Bone.

Kasnur yang kadung emosi langsung menuju dapur dan mengambil kapak.

Setelah itu, dia langsung menghajar Bone secara membabi buta. 

Sumber jpnn.com 

Berita Terkait

Hukrim

Progres Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Batang Tuaka Capai 95 Persen

Hukrim

Bimtek dan Evaluasi 10 Program Pokok PKK Perkuat Kelembagaan Desa di Inhil 2026

Hukrim

BBM Normal, Polsek Tempuling tetap Kawal SPBU di Tempuling.

Hukrim

BBM Normal, Polsek Tempuling tetap Kawal SPBU di Tempuling.

Hukrim

BBM Normal, Polsek Tempuling tetap Kawal SPBU di Tempuling.

Hukrim

Polsek Concong Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan dengan 14 Paket Sabu