Setelah Bunuh Sang Mantan, Tukang Parkir Ini Buat Status di Facebook

- Rabu, 18 April 2018 13:07 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir042018/pesisirnews_Setelah-Bunuh-Sang-Mantan--Tukang-Parkir-Ini-Buat-Status-di-Facebook.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Tribunnews.com

BANJARBARU, PESISIRNEWS.COM - Percintaan yang berujung tewasnya terapis cantik Salon Banjarbaru, Mulin Nimah (21) bersama Abdus Sallam (21) pelaku yang sama-sama warga Martapura menggegerkan warga sekitar.

Terapis cantik, Mulin Nimah ditemukan bersimbah darah dengan luka tusukan hampir di sekujur tubuhnya.

Pantauan banjarmasinpost.co.id di akun facebook dengan nama Abdus Sallam, foto profil selalu memajang foto bersama kekasihnya Mulin Nimah.

Foto di akun facebook Abdus Sallam juga dipenuhi dengan foto Mulin.

Postingan terakhir pada 12 Mei 2017, Abdus Sallam menuliskan status tentang topeng.

"Jika kau ingin melihat apa yang ada dibalik topengku, itu tidak akan mudah".

Status ini pun ramai dikomentari oleh banyak akun.

Tuanku Bagindo Adin, "Dbalik jeruji besi kah".

Ysfiananda Corleone, "sudah tebuka topeng nya, di balik topeng ny org murtad".

Deli Rudiansyah, "amun keluar penjara ikam kubunuh".

Lia Lia, "Gila kalo lahh".

Berdasarkan penuturan pelaku, AS saat ditemui dalam press releas Polsek Kota Banjarbaru bersama Polres Banjarbaru Selasa (17/04/2018) mereka sudah berpacaran hampir satu tahun. Kemudian putus dalam tiga bulan ini.

Korban, Siti Mulin Nimah, terapis Hafabi Salon memutuskan Abdus Sallam.

Muncul kecurigaan pelaku bahwa korban memiliki pacar baru atau sudah dekat dengan pria lain sebelum memutuskan hubungan dengannya.

Tak berapa lama korban memposting foto bersama pria lain yang diduga teman dekat korban. Kemudian pelaku yang masih cinta meminta agar foto korban dihapus dari IG korban karena merasa cemburu.

Korban akhirnya menghapus foto bersama pria lain tersebut di Instagramnya. Namun korban ternyata justru memasang fotonya bersama pria lain tersebut di WhatsApp.

Kemarahan pelaku pun memuncak. Tak tahan dengan sikap korban yang seolah sudah melupakan dirinya sementara dirinya masih berstatus jomblo setelah putus dengan korban, pelaku pun merencanakan untuk membunuh korban.

Bermodalkan pisau dapur, pelaku pun melancarkan niatnya.

Awalnya pelaku menchat korban dengan mengatakan "Keluar setumat, handak duit kah". Korban pun datang, dan langsung dibunuh oleh pelaku.

Kasatreskrim Polres Banjarbaru, AKP Sudarno didampingi Kapolsek Banjarbaru Kota Kompol Purbo Raharjo membenarkan bahwa pembunuhan ini akibat percintaan. "Iya motif ya karena percintaan, dan dalam waktu 30 menit pelaku berhasil kita bekuk," ujarnya.

Diketahui pelaku adalah tukang parkir di Pasar Martapura. Menurut pengakuan pelaku, dirinya tak direstui keluarga korban berpacaran dengan korban. Akibatnya hubungan mereka terpaksa putus.

"Putus karena tidak direstui dari keluarga biniannya," ujarnya. 

Sumber banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com 

Berita Terkait

Hukrim

Bupati Inhil, Herman Harapkan GP Ansor Jadi Garda Persatuan dan Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Hukrim

Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Nelayan Diamankan Polisi dengan 6,21 Gram Sabu

Hukrim

Wakil Bupati Inhil Yuliantini Terima Kunjungan Study Tour SDN 10 Pengalihan Keritang

Hukrim

Wabup Yuliantini Ikuti Peluncuran Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi Secara Virtual

Hukrim

Sekdakab Inhil Hadiri Pelantikan Pengurus DPC IKA UIR Periode 2025–2030

Hukrim

Polsek Pelangiran Bersama Masyarakat Perkuat Ketahanan Pangan di Desa Hidayah