Oknum Polisi Terkapar Dihajar Preman di Kampung Kubur, Begini Kejadiannya

- Minggu, 15 April 2018 13:39 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir042018/pesisirnews_Oknum-Polisi-Terkapar-Dihajar-Preman-di-Kampung-Kubur--Begini-Kejadiannya.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Ilustrasi
Pesisirnews.com -Seorang oknum anggota polisi, Bripka Eric Tambunan, dipukuli oleh sekelompok preman di Kampung Kubur, Jalan Airlangga, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (14/4/2018) kemarin.Akibatnya, oknum aparat yang disebut-sebut bertugas di Direktorat Reskrimum Polda Sumut mengalami luka parah dan kini terkapar di RS Materna Medan.Informasi diperoleh Minggu (15/4/2018), penganiayaan terjadi ketika oknum polisi tersebut mendatangi rumah temannya bernama Dina di Kampung Kubur, kemarin siang.Mengetahui kedatangannya, pelaku yang diduga kuat bernama Ayub dan sejumlah rekannya mendatangi korban."Antara korban dan Ayub pernah terjadi perselisihan sekitar satu minggu yang lalu di Diskotik New Zone. Korban dan pelaku bersama rekannya sewaktu sedang berjoget bersenggolan," ungkap warga di sekitar lokasi kejadian.Pertengkaran pun terjadi, namun saat itu masih dapat dilerai. Tetapi, Ayub dan kawan-kawan masih menaruh dendam dan berusaha mencari korban namun tidak ketemu.Singkat cerita, ketika menghampiri korban di Kampung Kubur, para pelaku sudah mempersiapkan peralatan untuk menghajarnya seperti stik baseball, pisau dan botol kaca.Saat bertemu, tanpa buang waktu pelaku yang di bawah pengaruh alkohol langsung menyerang korban membabi buta. Namun, korban tak tinggal diam dan memberikan perlawanan.Akan tetapi, karena kalah jumlah korban pun kalah dan terluka parah. Korban mengalami luka di bagian kepala dan kaki kanan robek, bibir pecah tangan kanan lecet hingga memar-memar.Beruntung, korban masih sempat menyelamatkan diri dengan cara melompat ke Sungai Babura. Kebetulan, lokasi dihajar korban tak jauh dari sungai itu.Korban langsung ditolong warga yang tinggal di bantaran sungai tersebut. Selanjutnya, langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat yakni RS Materna.Senpi Sempat HilangTak hanya menganiaya, senjata api (senpi) jenis revolver yang dibawa korban juga dikabarkan hilang dan diduga dicuri pelaku.Namun, belakangan senjata tersebut sudah dikembalikan oleh seorang wanita bernama Boti, yang merupakan ibu tiri dari dua orang pelaku. Senjata tersebut diserahkan langsung kepada pihak kepolisian.Kini, anggota Polsek Medan Baru dan Direktorat Reskrimum Polda Sumut sedang melakukan pencarian terhadap pelaku penganiayaan.

Sumber Pojoksatu.id 

Berita Terkait

Hukrim

Progres Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Batang Tuaka Capai 95 Persen

Hukrim

Bimtek dan Evaluasi 10 Program Pokok PKK Perkuat Kelembagaan Desa di Inhil 2026

Hukrim

BBM Normal, Polsek Tempuling tetap Kawal SPBU di Tempuling.

Hukrim

BBM Normal, Polsek Tempuling tetap Kawal SPBU di Tempuling.

Hukrim

BBM Normal, Polsek Tempuling tetap Kawal SPBU di Tempuling.

Hukrim

Polsek Concong Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan dengan 14 Paket Sabu