DPRD Riau Segera Tindaklanjuti Keluhan Buruh Terhadap Buruknya Pelayanan BPJS

- Senin, 25 Juli 2016 06:07 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir072016/pesisirnews_DPRD-Riau-Segera-Tindaklanjuti-Keluhan-Buruh-Terhadap-Buruknya-Pelayanan-BPJS.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman.
PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Dewan mendukung aksi damai Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan - Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPPP-SPSI) Riau untuk meningkatkan pelayanan BPJS. Demonstran mendatangi gedung DPRD Riau, Rabu (1/6/2016), mereka menuntut layanan kesehatan bagi para pekerja dapat diperhatikan serius oleh pemerintah.Ketua FSPPP-SPSI, A. H. Dalimunte mengakui, saat ini pelayanan kesehatan yang mereka dapatkan dari BPJS ketenagakerjaan sangat tidak memuaskan, yang mana banyak para buruh yang tidak dilayani secara maksimal oleh BPJS tersebut."Dulu jaminan kesehatan ditanggung semua oleh perusahaan, namun karna kebijakan pemerintah untuk ikut BPJS, yang mana pelayanannya sangat buruk. Keluhannya banyak biaya yang harus kami keluarkan. Kami meminta ini untuk dibuat perda, dengan tujuan peningkatan layanan kesehatan bagi kami para pegawai perkebunan, selain itu masalah alasan kamar tidak ada di rumah sakit juga menjadi masalah saat ini," ujar A. H. Dalimunte kepada wartawan seusai melakukan orasi.Selain itu, mereka juga menuntut pemerintah Provinsi Riau untuk memberikan rumah sakit khusus untuk para pekerja, yang mana mereka meminta rumah sakit Petala Bumi untuk dikembalikan kembali kepada para pekerja."Rumkit Petala Bumi kan dibagun oleh Jamsostek dengan menggunakan dana para pekerja, seharusnya pemerintah memberikan rumah sakit khusus untuk para pekerja, bukan untuk pemerintah," ungkap Dalimunthe.Sementara itu, pimpinan DPRD Riau yang saat itu menyambut para demonstran berjanji akan menindaklanjuti permintaan para pekerja tersebut."Kami mengapresiasi buruh yang datang dengan mengutarakan aspirasinya dengan sangat tertib dan terkordinir dengan baik. Mereka menyampaikanpelayanan BPJS sangat buruk, sehingga perlu pembenahan. Tidak ada satu alasan apapun bagi pihak rumah sakit untuk menolak pasien," kata Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman.Terkait permintaan demonstran untuk meminta rumah sakit Petala Bumi dijadikan rumah sakit pekerja, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait."Khusus untuk rumah sakit Petala Bumi yang semula diperuntukan untuk tenaga kerja, diminta agar dikembalikan kembali, saya sepakat dan akan berkordinasi dengan Komisi E DPRD Riau. Minggu depan kami akan panggil rumah sakit Petala Bumi, Dinas Kesehatan dan SPSI untuk melakukan rapat kerja," tutur politisi Demokrat ini. (dir)

Berita Terkait

Berita

Bupati Inhil Apresiasi 267 Pedagang Subuh Tegas Dukung Relokasi, Demi Perubahan Besar

Berita

Bupati Inhil, Herman Harapkan GP Ansor Jadi Garda Persatuan dan Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita

Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Nelayan Diamankan Polisi dengan 6,21 Gram Sabu

Berita

Wakil Bupati Inhil Yuliantini Terima Kunjungan Study Tour SDN 10 Pengalihan Keritang

Berita

Wabup Yuliantini Ikuti Peluncuran Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi Secara Virtual

Berita

Sekdakab Inhil Hadiri Pelantikan Pengurus DPC IKA UIR Periode 2025–2030