Vaksin Polio Provinsi Riau Tidak Capai Target

- Senin, 28 Maret 2016 06:34 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir032016/pesisirnews_Vaksin-Polio-Provinsi-Riau-Tidak-Capai-Target.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
ilustrasi
PEKANBARU - Sekitar 589.610 bayi lima tahun (balita) dari total 654.759 balita di Provinsi Riau telah menerima vaksin polio selama pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) diselenggarakan selama delapan hari mulai tanggal 8 sampai 15 Maret 2016."Dari total 654.759 anak balita di Riau, kita pastikan 589.610 orang atau 90,05 persen telah diberi vaksin polio agar terhidar dari virus penyakit menular," tegas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Andra Syafril, Ahad kemarin.Meski pencapaian penerapan vaksin polio balita tersebut belum sesuai target, lanjut Andra, tetapi pihaknya terus melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota di Riau untuk terus mengingatkan agar melakukan kegiatan tersebut.Terutama terdapat beberapa daerah di Riau, belum merata penerapan vaksin dari pendirian pos PIN Polio sebanyak 5.450 unit dan tersebar pada 12 kabupaten/kota.Pusat dan informasi Kementerian Kesehatan untuk Provinsi Riau pada pelaksanaan PIN Polio selama delapan hari itu, terdapat daerah sudah melaksanakan 95 persen seperti Kuantan Singingi sebesar 97.90 persen, Pelalawan 99.61 persen, Siak 100.64 persen, Kepulauan Meranti 105.96 persen dan Dumai 122.69 persen.Pihaknya akan tetap mempertahankan provinsi tersebut sebagai daerah bebas polio, walau capaiannya rendah dari sasaran target Kementerian Kesehatan seperti Pekanbaru, Kampar, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Rokan Hilir, Rokan Hulu dan Bengkalis."Kegiatan pemberian vaksin polio akan terus dilanjutkan, tetapi jadi kegiatan rutin pihak kesehata setempat. Karena pengulangan PIN Polio tidak ada lagi," kata Andra.Seorang dokter anak usaha Asian Agri Group mengaku, telah berhasil mencapai target yang diberikan dinas kesehatan setempat terutama bagi balita dengan usia 0 sampai 59 bulan untuk diberi vaksi polio melalui oral."Dari total 512 orang balita merupakan anak-anak dari karyawan perusahaan yang menjadi target kami, alhamdulilah telah dapatkan imunisasi PIN Polio tahun ini dengan tingkat capaian 100 persen," papar dr M Zia Ulhaq dari PT Inti Indosawit Subur.Menurut dia, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak di Kebun Buatan, Kabupaten Pelalawan bekerjasama dengan Puskesmas Pangkalan Kerinci dan Puskesmas Pelalawan.Semua bidan-bidan milik perusahaan dikerahkan untuk turut berperan serta baik sebagai kader maupun koordinator dalam penyelenggaraan PIN Polio di Kebun Buatan tersebut."Kami ingin memastikan tidak ada anak-anak karyawan terlewat untuk dapatkan immunisasi polio dengan cara berkoordinasi para pengasuh di tempat penitipan anak dan guru taman kanak-kanak. Bahkan bila diperlu, perusahaan menyiapkan transportasi bagi anak-anak untuk dapat ikuti PIN Polio ini," katanya.Humas Asian Agri Group, Lidya Veronica Ginting mengaku, kegiatan tersebut merupakan program pemerintah yang sudah seharusnya mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk meningkatkan kekebalan balita agar terhindar dari virus polio."Sudah selayaknya mendapatkan dukungan karena ini bertujuan untuk meningkatkan kekebalan balita terhadap penyakit menular dan bisa timbulkan kecacatan," terangnya.Sumber: Antara


Tag:

Berita Terkait

Berita

Viral 170 WN China Kembali Masuk Indonesia, Ini Kata Kemenhub

Berita

Blak-blakan Feri Amsari Dendam Pribadi Firli di Balik Penonaktifan Novel Baswedan cs

Berita

Cegah Potensi KLB Akibat Covid-19 pada Anak-anak Melalui Imunisasi Lengkap, Ini Daftarnya

Berita

Amril: Jangan Sampai Ada Balita Terlewatkan

Berita

Diskes Rateh dan Danramil Laksanakan Polio di Pulau Kijang

Berita

Bupati Sebut Jika Anak Alami Polio, Pembangunan Daerah Akan Terancam