Disnakkanla Dumai Bentuk Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan

10 Dokter Hewan Dibantu 40 Para Medis Siap Periksa Kesehatan Hewan Kurban

- Rabu, 09 September 2015 22:07 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir092015/pesisirnews_10-Dokter-Hewan-Dibantu-40-Para-Medis-Siap-Periksa-Kesehatan-Hewan-Kurban.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Foto hewan kurban
PESISIRNEWS.COM, DUMAI - Pemerintah Kota Dumai melaluiDinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakkanla) Kota Dumai sudahmembentuk tim pemeriksa kesehatan hewan kurban. Tim yang dibentuk tersebut terdiridari 10 orang dokter hewan dan 40 para medis.

" Untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban,Disnakkanla Kota Dumai sudah membentuk tim pemeriksa kesehatan hewan kurban.Tim terdiri dari 10 orang dokter hewan dan 40 para medis dibantu sarjanapeternakan," ungkap Kepala Disnakkanla Kota Dumai, H Syafrizal kepada wartawan,kemarin.

Lanjutnya, tim yang sudah dibentuk akan segeramelakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban seperti kambing dan sapi sertakerbau yang akan dikurbankan pada perayaan Idul Adha tahun 2015 M / 1436 H.

" Tujuan pemeriksaan hewan kurban untuk melindungiwarga kota Dumai khususnya umat muslim yang akan mengonsumsi hewan kurban padaidul Adha mendatang, sehingga daging hewan kurban yang dikonsumsi masyarakatbenar-benar aman dari segala penyakit yang dapat ditularkan dari hewan kurbanseperti antraks dan penyakit lainnya," sebutnya.

Diterangkan Syafrizal, pemeriksaan akan dibagi menjadidua tahap, tahap pertama petugas medis akan melakukan pemeriksaan fisik, jikalulus tes fisik sapi atau kambing akan diberi stempel dan surat keterangan sehat.Untuk pemeriksaan fisik akan dilakukan diseluruh pusat penjualan sapi dankambing di kota Dumai.

" Pemeriksaan akan dilaksanakan di lokasi penampunganhewan kurban, setelah diperiksa Disnakkanla akan mengeluarkan Surat KeteranganKesehatan Hewan (SKKH)," jelasnya.

Tahap selanjutnya, tim akan melakukan pemeriksaandaging hewan kurban, untuk tahap kedua pemeriksaan dilakukan setelahdilaksanakan pemotongan. Tim akan mengambil hati dan darah hewan kurban untukdiperiksa. jika hewan tersebut terinfeksi penyakit berbahaya akan langsungdimusnahkan.

Pemeriksaan daging hewan kurban akan dilakukan diMasjid dan tempat pemotongan hewan kurban yang ada dikota Dumai, dan saat inipetuas Disnakkanla tengah melakukan pendataan tempat penampungan dan pemotonganhewan kurban idul Adha.

Mudah-mudahan pemeriksaan kesehatan ini dapatmenghindari berbagai penyakit yang dapat ditularkan dari hewan kurban kemanusia atau yang disebut dengan zoonosis," pungkasnya.(CP)

Berita Terkait

Berita

Bupati Inhil, Herman Harapkan GP Ansor Jadi Garda Persatuan dan Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita

Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Nelayan Diamankan Polisi dengan 6,21 Gram Sabu

Berita

Wakil Bupati Inhil Yuliantini Terima Kunjungan Study Tour SDN 10 Pengalihan Keritang

Berita

Wabup Yuliantini Ikuti Peluncuran Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi Secara Virtual

Berita

Sekdakab Inhil Hadiri Pelantikan Pengurus DPC IKA UIR Periode 2025–2030

Berita

Polsek Pelangiran Bersama Masyarakat Perkuat Ketahanan Pangan di Desa Hidayah