Gas Elpiji 12 Kg Meledak di Dumai, Dua Orang Jadi Korban

- Senin, 31 Agustus 2015 07:55 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir082015/pesisirnews_Gas-Elpiji-12-Kg-Meledak-di-Dumai--Dua-Orang-Jadi-Korban.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
FOTO: riauterkini.com
Kondisi toko korban ledakan elpiji 12 kg.
DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Masyarakat yang berada di Jalan Syeh Umar, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, mendadak geger setelah mendengar ledakan cukup keras dari Toko Bangunan SCN. Rupanya bunyi ledakan itu berasal tabung gas elpiji 12 kilogram dan melukai dua korban.Kejadian itu terjadi pada Ahad (30/8/2015) kemarin. Korbannya adalah Anton (41) pemilik Toko SCN dan satunya lagi adalah pekerja yang tidak diketahui namanya. Kedua korban mengalami luka parah dan langsung dibawa ke RSUD Kota Dumai.Pada saat kejadian ledakan berlangsung, Anto ditemukan warga sudah terkapar di samping tempat usahanya dengan berlumuran darah segar dari bagian matanya. Parahnya, kulit korban terkelupas dan melepuh akibat terbakar dari ledakan gas elpiji 12 kilogram tersebut.Melihat kondisi korban cukup memprihatinkan, warga yang berada di lokasi langsung menghubungi ambulance guna dilarikan ke ruang Emergency Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit milik Pemerintah Kota Dumai. Sedangkan kondisi korban lainnya juga mengalami hal yang sama.Sedangkan kondisi tempat usahanya mengalami berantakan. Bahkan dinding bangunan toko tersebut runtuh akibat ledakan cukup keras yang dihasilkan dari gas elpiji ukuran 12 kilogram tersebut. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan sudah diamankan pihak Polres Dumai.Sejumlah warga yang berhasil dikonfirmasi mengatakan, kejadian itu secara tiba-tiba. "Kami mendengar ledakan cukup keras dan saya lihat rupanya dari Toko SCN. Setelah kami datang bersama warga lainnya, pemilik toko dan pekerjanya sudah terkapar berlumuran darah," jelas Wati, seorang warga.Dijelaskan Wati, kondisi korban yang paling parah itu adalah Anton, pemilik Toko SCN. Sebab, saat ditemukan usai kejadian, mata bagian kanan korban hampir keluar dan mengeluarkan darah segar. "Kami saja takut melihat kondisi korban. Pokoknya mengerikan lah. Matanya hampir keluar," ujarnya.Jajaran Polsek Dumai Barat hingga saat ini belum bisa menyimpulkan pemicu ledakan yang terjadi di Toko Bangunan SCN.Kapolsek Dumai Barat Kompol Salsi Rais, kepada awak media membenarkan adanya insiden ledakan yang terjadi di Toko Bangunan SCN. Namun untuk penyebabnya sendiri, pihaknya belum bisa menyimpulkan, karena korban belum bisa dimintai keterangan."Benar ada kejadian ledakan. Cuma kita belum bisa memastikan penyebabnya dari mana. Sekarang anggota kita masih melakukan penyelidikan di lokasi bersama dengan petugas dari Satreskrim Polres Dumai," jawab Salsi Rais. (rik)Sumber: riauterkini.com


Tag:

Berita Terkait

Hukrim

Oknum Anggata Polisi Hantam Ibu Kandung Dengan Tabung Gas Elpiji Hingga Tewas

Hukrim

Bocah 10 Tahun Diculik Ditukar Dengan 4 Tabung Gas Elpiji 3 Kg.

Hukrim

Jelang Puasa, DPRD Pekanbaru Minta Disperindag Awasi Gas Elpiji 3 Kg

Hukrim

Gas Elpiji Langka, DPRD Pekanbaru Jadwalkan Panggil Pertamina

Hukrim

Gas Elpiji 3 Kg Meledak, Tiga Warga Pekanbaru Terluka

Hukrim

Disperindag Diminta Tertibkan Rumah Makan Gunakan Gas Elpiji Subsidi