BAGANBATU, PESISIRNEWS.COM - Doni Saragih (43) warga Km 5 kepenghuluan Bahtera Makmur, kecamatan Bagan Sinembah, Rohil mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya. Kuat dugaan Doni melakukan itu karena penyakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh.Berdasarkan data yang berhasil dirangkum wartawan, Rabu (19/8/2015) di lokasi kejadian dan mapolsek Bagan Sinembah menyebutkan, bahwa Doni ditemukan teman kerjanya pada Selasa (18/8/2015) pagi sekira pukul 09.00 WIB di kamar korban.Pagi itu, saksi Azizah yang merupakan teman kerja Doni, seperti biasa Azizah hendak mengantarkan segelas teh manis kepada Doni, saat saksi membuka pintu kamarnya yang memang dalam keadaan tidak terkunci itu awalnya mencari-cari keberadaan Doni, sebab saat itu saksi tidak melihatnya di tempat tidur.Namun saat itu saksi terkejut melihat sepasang kaki tergantung persis di dekat lemari Doni. "Begitu saya lihat kakinya, saya langsung teriak mintak tolong," terang Azizah kepada wartawan di lokasi.Mendengar teriakan Azizah, warga sekitar pun berhamburan mendatangi kediaman Azizah dan Doni yang merupakan warung tuak itu. Saat itu juga, pemilik warung tuak tersebut, Benget Siahaan datang melihat dan melaporkan kepada RT setempat.Tidak lama berselang, petugas kepolisian yang mendapat laporan langsung menuju tempat kejadian bersama tim medis dan ambulance Puskesmas Bagan Batu. Selanjutnya, Doni dibawa tim medis ke puskesmas untuk kepentingan visum menggunakan ambulan.Benget Siahaan yang merupakan pemilik warung tuak menjelaskan, bahwa Doni merupakan orang kepercayaannya untuk mengurus dan menjalankan warung tuak miliknya itu, dan korban juga dalam keadaan sakit keras, sehingga kuat dugaan kalau dirinya depresi karena tidak kunjung sembuh."Yang jelas kalau diajak berobat dia selalu menolak, kalaupun mau itu karena kita paksa, dan obatnya pun dia tak pernah mau meminumnya," kata Benget dan menambahkan kalau Doni beberapa bulan yang lalu juga pernah melakukan percobaan gantung diri, namun keburu ketahuan sehingga aksi nekatnya berhasil digagalkan.Terpisah, kepala Puskesmas Bagan Batu dr Josafat usai melakukan visum mengatakan, bahwa pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. "Tanda-tanda gantung diri itu ada, dan korban juga merupakan pasien rutin kita sebagai penderita paru-paru, dan kondisi penyakitnya memang cukup parah," jelas Josafat.Kapolres Rokan Hilir AKBP Subiantoro SH SIK yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Dody Harza Kusumah SH SIK MSi didampingi Kanit Reskrim AKP Eduard Pardosi membenarkan atas kejadian tersebut. "Beberapa saksi sudah kita mintai keterangan, dan korban gantung diri menggunaan kain sepray warna putih di kamarnya sendiri. Saat ini korban sudah diserahkan kepada pemilik warung tersebut untuk dimakamkan secara layak," pungkas Eduard. (sam)