Aparat Gabungan Berhasil Amankan 2 Kapal Motor Bermutan Teki

Diduga Hendak Dijual ke Malaysia
- Rabu, 19 Agustus 2015 16:09 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir082015/pesisirnews_Aparat-Gabungan-Berhasil-Amankan-2-Kapal-Motor-Bermutan-Teki.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Polres Meranti bersama Dinas Kehutanan berhasil mengamankan dua kapal motor bermuatan 7000 batang teki.
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti bersama Dinas Kehutanan, Rabu (19/8) sekitar pukul 00:30 WIB, berhasil mengamankan KM Bokor 1 dan KM Berkat Mas bermuatan 7000 batang teki (kayu bakau untuk cerocok, red) yang diduga ilegal.Kayu tersebut berasal dari Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat Kepulauan Meranti, yang diduga hendak dibawa ke Negeri Jiran Malaysia.Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH Msi, didampingi Kadishutbun, Ir Mamun Murod, menjelaskan bahwa penangkapan terhadap kapal pengangkut teki tersebut dilakukan setelah berkoordinasi dengan petugas Dishutbun yang telah berada di lokasi. Kebetulan petugas mendapat informasi ada dua unit kapal pengangkut teki yang sedang bersandar di pelabuhan rakyat di Dusun Jepun, Desa Telaga Baru, Kecamatan Rangsang Barat. Diduga ribuan teki tersebut hendak dijual ke negara tetangga Malaysia."Mendapat informasi tersebut tim langsung menuju ke TKP untuk melakukan pencegahan dan penangkapan. Ini merupakan penangkapan yang kesekian kalinya dari hasil kerja sama antara Polres dan Dishutbun Kepulauan Meranti," kata Pandra.Aparat kepolisian juga akan mengembangkan kasus tersebut guna mencegak praktik pembalakan liar yang terjadi lebih besar lagi di daerah ini."Apalagi ini merupakan hasil alam yang harus betul-betul kita awasi, sehingga negara tidak terus-terusan dirugikan dengan aksi seperti ini," tambahnya.Lebih jauh Lanjut Pandra, saat ini kita telah mengamankan  dua paspor milik dua pelaku, berinisial Jep dan Er yang kini masih diburu oleh petugas karena berhasil melarikan diri."Sementara kedua kapal, yakni KM Bokor I dan Berkat Mas tersebut telah diamankan di pos Sungai Juling guna proses hukum lebih lanjut," ungkap Pandra.Sementara itu, Kadishutbun Kepulauan Meranti, Ir Mamun Murod saat ditemui di lokasi mengatakan, keterbatasan personil membuat penanganan terhadap pembalakan liar sangat tidak maksimal. Karenanya, ia sangat berterima kasih dengan Polres Meranti yang mau dan mudah diajak bekerja sama dalam menangani persoalan tersebut."Hasil ini tidak akan terwujud jika tidak ada keseriusan dari Polres. Setiap kali kita melaporkan, Polres selalu siap dan cepat tanggap. Untuk itu, sekali lagi kami ucapkan terima kasih, dan hasil tangkapan ini akan segera kita lelang sesuai aturan yang berlaku," sebut Murod.(Adi)

Berita Terkait

Hukrim

Bupati Herman Ikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI Secara Virtual

Hukrim

Wakapolres Inhil Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Batang Tuaka, Wujudkan Kehadiran Negara di Wilayah 3T

Hukrim

Bupati Herman Kukuhkan Paskibraka Inhil 2026, Tekankan Kekompakan dan Kesiapan

Hukrim

Kapolda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat

Hukrim

Satlantas Polres Inhil Gelar Strong Point Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Lancar dan Kondusif

Hukrim

Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman Karhutla di Dua Lokasi di Inhil