MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Akibat depresi, Kartoni alias Achen (28) warga Gang Buntu RT 02/RW 03 Jalan Belut, Kelurahan Selatpanjang Barat Kepulauan Meranti, nekad mengakhiri hidupnya dengan cara lompat dari lantai 2 rumah milik orang tuanya. Akibatnya, pria ini mengalami luka robek di kepala bagian belakang.
Ketua RT 02, Jali, mengatakan bahwa peristiwa itu diketahui sekitar pukul 05:00 WIB. Waktu ditemukan, Achen tergeletak di depan rumah dan sudah tidak bernyawa.
"Ketahuan sekitar pukul 05:00 WIB. Saat itu korban sudah tidak bernyawa. Kepalanya pun terluka dan mengeluarkan banyak darah," ucap Jali, Kamis (30/7).
Menurut keterangannya juga, keseharian korban merupakan pemuda yang sangat pendiam. Tidak hanya dia (korban, red), rata-rata keluarga kandungnya juga mengalami gngguan jiwa yang sama.
"Bahkan kakeknya juga seperti itu. Memang keturunannya banyak depresi," terang Jali pula.
Di TKP, Alan, yang merupakan ibu kandung korban tidak berhasil ditemui, sementara bapaknya sudah lama meninggal dunia. Hanya saja, ada beberapa keluarga korban yang keluar, dan kurang menanggapi pertanyaan.
"Ya, begitulah keluarganya. Kadang tersenyum sendiri, dan kadang suka tidak nyambung kalau diajak ngomong," tutup Jali.
Hingga sekitar pukul 10:35 WIB, mayat Achen masih divisum di RSUD Kepulauan Meranti, Jalan Dorak Selatpanjang.(Adi)