Polisi Intensifkan Operasi Pekat Jelang Ramadhan di Meranti

- Senin, 15 Juni 2015 16:09 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir062015/pesisirnews_Polisi-Intensifkan-Operasi-Pekat-Jelang-Ramadhan-di-Meranti.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Kapolsek Tebingtinggi, AKP Ade Rukmayadi SH tengah memberikan peringatan kepada para pramusaji yang terjaring razia.
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti mengintensifkan operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan menjelang Ramadhan 1436 Hijriah."Operasi pekat ini terus dilakukan selama bulan suci Ramadhan 2015 ini, terutama tempat hiburan yang ada di kota Selatpanjang akan ditutup selama satu bulan penuh," kata Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, melalui Kapolsek Tebingtinggi AKP Ade Rukmayadi SH, Minggu (14/6/2015) malam.Dalam Operasi yang di gelar pada Minggu malam, sekira pukul 09:00 wib, diawali di hiburan malam Pujasera Pelangi, di tempat tersebut aparat berhasil mengamankan beberapa orang wanita pramusaji yang tidak memiliki KTP. Demikian pula pada Pujasera Alang, Pujasera Dragon serta H5, juga mengamankan beberapa orang wanita pramusaji yang tidak dapat memperlihatkan KTP.Selanjutnya, operasi dilanjutkan ke pujasera O2 Jalan Yossudarso Selatpanjang, dan di sana petugas yang berjumlah lebih kurang 25 orang itu langsung memasuki beberapa ruang KTV untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung KTV.Dari pelaksanaan operasi di pujasera O2 tersebut, petugas tidak menemukan adanya pengunjung yang melakukan tindakan penyalah gunaan Narkotika. Namun pada saat dilakukan pemeriksaan KTP terhadap beberapa orang karyawan pramusaji, ada yang tidak membawa KTP sehingga harus dibawa ke Mapolsek Tebingtinggi untuk didata.AKP Ade menambahkan, para pramusaji yang diamankan di Polsek Tebingtinggi tersebut akan diambil biodatanya terlebih dahulu sebelum dikembalikan. "Kita harapkan agar Operasi ini dapat menciptakan situasi aman serta nyaman dalam bulan suci Ramadhan," ungkapnya.Untuk diketahui, Terdapat Sekitar 24 perempuan, dan 1 orang laki-laki yang terjaring razia dalam operasi tempat hiburan malam tersebut. Adapun warga yang terjaring razia, kebanyakan tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). (Adi)

Berita Terkait

Hukrim

Temui Polisi Malaysia, Kapolda Riau Paparkan Gotong Royong Tangani Karhutla

Hukrim

Plh Bupati Inhil Terima Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Barat

Hukrim

Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak

Hukrim

Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung

Hukrim

Pemkab Inhil Normalisasi Parit 600 Meter, Perkuat Sumber Air untuk Penanganan Karhutla

Hukrim

Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan