Warga Bukit Timah Tanam Pohon Pisang di Badan Jalan

- Minggu, 14 Juni 2015 20:32 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir062015/pesisirnews_Warga-Bukit-Timah-Tanam-Pohon-Pisang-di-Badan-Jalan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Warga Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan melakukan aksi protes terkait kerusakan jalan Abdul Rafkan di Kilometer 3. Aksi protes dilakukan dengan menanam batang pohon pisang di sepanjang jalan tersebut, terutama pada titik-titik jalan yang rusak."Aksi tanam pohon pisang ini sebagai bentuk protes warga karena jalan Abdul Rafkan yang sudah cukup lama rusak, tidak juga ada perbaikan," kata Iwan, tokoh masyarakat tempatan Minggu (14/6/2015).Iwan menyatakan, pengajuan perbaikan jalan Karang sudah berkali-kali dilakukan kepada Pemerintah melalui Dinas Bina Marga, namun tidak pernah ada tanggapan sampai saat ini, padahal banyak dari pejabat Pemerintah Kota Dumai maupun Dewan Perwakilan Rakyat yang menjabat kini sempat menjanjikan perbaikan jalan dan pemerataan pembangunan dikampung mereka sebelum terpilih."Jalan Abdul Rafkan Kilometer tiga ini termasuk jalan Akses utama ke fasilitas umum yang juga milik Pemerintah, seperti Puskekel, makanya usulan perbaikan kita ajukan ke pejabat terpilih yang memberikan janji. Tapi sampai hari ini nihil, dan kenyataannya mereka memberikan janji hanya untuk mendulang suara," ungkapnya.Yang lebih ironis, lanjut Iwan, beberapa waktu lalu ada pekerjaan perbaikan jalan dengan pengaspalan, sayangnya bukan untuk perbaikan jalan Abdul Rafkan, melainkan untuk ruas jalan lain yang tidak jauh dari jalan Abdul Rafkan, yang menuju ke arah komplek perumahan Bukit Datuk."Warga sudah berharap banyak, proyek pengaspalan itu untuk Jalan Abdul Rafkan. Tapi ternyata proyek itu dilakukan di Jalan yang menuju perumahan Pertamina, tidak jauh dari Jalan Abdul Rafkan. Inilah yang membuat warga kesal dan melakukan protes itu," tegasnya.Iwan memastikan, aksi yang dilakukan sejak Minggu pagi (14/6) itu murni sebagai bentuk protes terhadap pemerintah agar secepatnya melakukan perbaikan jalan Abdul Rafkan."Aksi warga murni sebagai bentuk protes terhadap Pemerintah. Warga kompak menanam puluhan batang pohon pisang dan setelah itu ditinggalkan. Tidak ada tendensi apapun," pungkasnya.Dari pantauan di lapangan, para pengendara kendaraan, baik roda dua maupun roda empat tetap berupaya melintasi jalan tersebut, meski di beberapa titik yang rusak ditanami batang pohon pisang, termasuk di depan Puskekel. (via)

Berita Terkait

Hukrim

Temui Polisi Malaysia, Kapolda Riau Paparkan Gotong Royong Tangani Karhutla

Hukrim

Plh Bupati Inhil Terima Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Barat

Hukrim

Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak

Hukrim

Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung

Hukrim

Pemkab Inhil Normalisasi Parit 600 Meter, Perkuat Sumber Air untuk Penanganan Karhutla

Hukrim

Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan