MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Sungguh sangat memalukan perbuatan TP, Siswa SMPN 6, Kecamatan Tebingtinggi, Kepulauan Meranti. Dimana setelah diselidiki lebih dalam terkait kasus aksi pencoretan bendera merah putih saat konvoi kelulusan SMP 6 Rabu (10/6) lalu, ternyata TP diduga mengambil bendera milik sekolahnya usai melihat nomor kelulusan."Tindakan yang seperti ini sungguh sangat memalukan, dimana bendera merah putih yang merupakan simbol negara malah dicoret-coret. Bahkan bendera yang dicoret tersebut berasal dari SMPN 6 Tebingtinggi," ungkap Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Panda Arsyad SH MSi, Kamis (11/6/2015) kemarin.Diterangkan Pandra, awalnya bendera merah putih ini dikibarkan di halaman SMPN 6, namun setelah nomor kelulusan keluar sekitar pukul 10:00 Wib, tanpa sepengetahuan pihak sekolah, TP langsung menurunkan bendera tersebut dan dibawa saat konvoi."Bendera ini sengaja diturunkan untuk dibawa konvoi, sehingga bendera tersebut penuh dengan coretan," terangnya.Disaat mengibarkan bendera tersebut, TP tidak sendirian, Ia bersama temannya D yang merupakan siswa SMPN 3 Tebingtinggi. Disaat itu, D membawa honda, dan TP mengibarkan bendera di belakang. Honda yang digunakan kedua siswa tersebut yakni Honda Satria FU, bewarna hitam, tanpa dilengkapi BM.Pada saat mereka melintasi jalan pulang, dari Dorak ke Banglas, mereka langsung diamankan Polres Kepulauan Meranti. Dan kemudian disusul 26 teman lainnya yang juga melakukan aksi konvoi itu. (Adi)