TEMBILAHAN, PESISIRNEWS.COM - Masyarakat Desa Sungai Bela melaporkan PT Indo Green Jaya Abadi (PT IGJA) ke LAMR Kabupaten Inhil dan Masyarakat Peduli Inhil (MPI), Rabu (10/6/2015).Perwakilan masyarakat yang dipimpin Ketua RT 24 Dusun Sungai Bungus, Syaperi diterima Sekretaris LAMR Kabupaten Inhil, HM Yunus Hasby dan aktifis MPI, Tengku Suhandri."Kami datang mengadu kepada LAMR ini untuk menyampaikan tindakan perusahaan yang menyerobot lahan kami, keberadaan perusahaan menyusahkan kami pak," cerita Ketua RT Syaperi di hadapan Sekretaris LAMR Inhil dan MPI.Jelasnya, sejak keberadaan perusahaan perkebunan sawit ini, perkebunan kelapa mereka juga rusak diserang hama kumbang dan monyet, diakibatkan rusaknya kawasan hutan Pulau Basu."Kami minta LAMR dan MPI memperjuangkan lahan kami ini, apalagi pencaharian kami, kalau sudah digarap perusahaan ini," lanjut Syaperi.Sekretaris LAMR Kabupaten Inhil, HM Yunus Hasby menyatakan, pengaduan masyarakat ini akan ditindaklanjuti dan dibahas dengan semua pemangku kepentingan, karena menyangkut hak penghidupan mereka."Sebagai lembaga tempat warga meminta tunjuk ajar dan memelihara dan membela hak-hak masyarakat, khusus untuk kepentingan peningkatan kesejahteraan lahiriah dan batiniah masyarakat, maka kami akan tindaklanjuti pengaduan masyarakat ini," tegasnya.Pada hari ini, masyarakat juga menyampaikan surat pengaduan kepada Ketua DPRD Inhil, Bupati Inhil, mengadukan berbagai permasalahan yang menimpa lahan perkebunan mereka akibat pengrusakan oleh perusahaan perkebunan sawit ini.Permasalahan ini pernah dilaporkan langsung oleh masyarakat kepada Bupati Inhil, HM Wardan saat meninjau kerusakan kawasan Danau Mablu di Pulau Basu. (Zul)