PUSAKO, PESISIRNEWS.COM - Puluhan Masyarakat Kecamatan Pusako dan Kecamatan Sungai Apit yang mempunyai lahan di area Dusun Doral, Kampung Dosan serta ormas Pemuda Pancasila (PP) yang kesal dengan ulah security PT Arara Abadi.Ketua PP Johan mengatakan pihaknya yang mewakili masyarakat dan Kelompok Tani (Poktan) ketika hendak menuju lahan perkebunan mereka di Doral tiba-tiba dihalangi oleh petugas keamanan PT Arara Abadi, Kamis (28/5/2015)."Kami disini bukan mencari masalah atau menebas pohon akasia milik PT Arara Abadi. Kami hanya bermaksud menanam sawit di lahan masyarakat di daerah doral Kilometer 4 yang mana kami telah mendapat mandat dari masyatakat," kesalnya."Namun, di kilo meter 3 tepatnya diampang-ampang security, kami ditahan dan bibit sawit tidak bisa disuplai," tambah Johan.Beberapa waktu lalu, dikatakan Johan, pihaknya juga telah menemui pihak perusahaan melalui bagian humas untuk menyelesaikan permasalahan yang sudah lama berlarut tersebut. Dari hasil pertemuan tersebut perusahaan meminta waktu satu minggu untuk menyelesaikannya. Namun setelah ditunggu-tunggu hingga dua minggu tak kunjung ada penjelasan dari pihak perusahaan."Kami berharap kepada pihak PT Arara Abadi untuk mengerti keadaan kami disini yang mana kami disini intinya hanya ingin menanam sawit aja, bukan ada maksud yang lain,"sebutnya.Sementara itu Humas PT Arara Abadi, Parlan ketika dihubungi mengatakan pihaknya akan memberikan izin jika masyarakat dapat menunjukkan legalitas lahan perkebunannya di daerah Doral. "Jika legalitas itu ada, selanjutnya akan kita buktikan kepada pihak kehutanan atau pemerintah yang berwewenang untuk menyelesaikan masalah ini," ujarnya singkat. (emin)