PESISISRNEWS.COM, MEDAN - Warga Jalan Karya Gang Jambu Lingkungan VI Kelurahan Tualang Kecamatan Perbaungan, Sergai, Rabu (29/4) sekira pukul 12.10 Wib kemarin, dikejutkan dengan ditemukan dua anggota Polairud tewas mengenaskan.Diperoleh informasi dari warga, bahwa Briptu Sugiro mendatangi rumah sahabatnya dengan membawa senjata laras panjang. Tiba di rumah seniornya itu, belum diketahui penyebabnya Sugiro langsung marah-marah dan menodongkan senjata kearah Dedi yang ketika itu tengah duduk dibelakang rumahnya.Sugiro pun menembakkan senjata laras panjang yang dipegangnya kearah kepala depan Dedi hingga tembus kebelakang. Seketika Dedi tewas terkapar. Mendengar suara letusan senjata api, isteri Dedi menjerit dan meminta Sugiro untuk menembaknya juga. Tapi Sugiro malah menembakkan kepalanya sendiri dengan senjata laras panjang yang ada ditangannya. Kedua sahabat itupun sama-sama meregang nyawa.Terpisah Kapolres Sergai AKBP Guntur Agung Supono MSi SIk dalam keterangan persnya menyebutkan masih melakukan penyelidikan terkait motif Sugiro menembak Dedi. Dari hasil penyelidikan dan olah TKP dilokasi kejadian, empat butir selongsongan peluru ditemukan dilokasi kejadian."Setelah menembak Dedi, Sugiro menembak keningnya tembus hingga kepala dengan senjata laras panjang yang ada ditangannya. Peluru berasal dari senjata api yang sama yaitu laras panjang V2 sedangkan senjata revolver milik Dedi ditemukan dalam lipatan kain lemari pakaiannya dan dalam keadaan tidak digunakan," pungkasnya.Kekompakan dan KeakrabanKekompakan dan keakraban Briptu Sugiro (28) dengan Brigadir Dedi Sopian (37) yang bertugas di Pos Pantai Cermin, Serdang Bedagai. Sejak masih lajang keduanya sangat akrab. Sugiro pun sering berkunjung ke rumah Dedi yang tinggal di rumah itu sejak lima tahun lalu. Bahkan ketika sudah menikahpun Sugiro yang memiliki anak semata waynag yang masih berusia sekira dua bulan itu masih sering berkunjung ke rumah Dedi.Warga sekitar menilai Dedi ayah empat anak itu dikenal baik dan ramah serta bergaul dengan warga sekitar. "Si Sugiro itu sering datang ke rumah Dedi. Nanti tak berapa lama keduanya pergi bersama mengendarai sepedamotor masing-masing."Tidak menyangka mereka tewas setelah Briptu Sugiro menembak Dedi lalu Sugiro menghabisi nyawanya sendiri" ungkap warga. (Herman)