Masyarakat Desa Bokor Deklarasikan Stop BABS

- Senin, 16 Maret 2015 20:14 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir032015/pesisirnews_Masyarakat-Desa-Bokor-Deklarasikan-Stop-BABS-.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
SELATPANJANG, PESISIRNEWS.COM - Kebiasaan BABS sembarangaan ternyata masih saja dilakukan oleh masyarakat Indonesia yang tinggal diwilayah pedesaan, salah satunya ialah warga di Dusun manggis bokor Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti, yang masih BABS di kali atau pun sungai.Untuk menyadarkan masyarakat yang masih BABS sembarangan dan sadar akan pola hidup bersih, kali ini masyarakat Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti, mendeklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), yang dipusatkan di Dusun Manggis Bokor. Senin (16/3/2015) pagi.Pada acara deklarasi tersebut, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan Nasir Msi, mengungkapkan bahwa Pemkab Meranti terus berupaya dan cukup serius dalam menciptakan kesadaran bagi masyarakat untuk menerapkan pola hidupbersih dan sehat, agar masyarakat khususnya di pedesaan terhindar dari dampak dari BABS."Akibat dari BABS sembarangan, maka masyarakat bisa saja terkena dampak dan munculnya berbagai penyakit, salah satu penyakit yang paling sering terjadi akibat buang air besar sembarangan ke sungai adalah tersebarnya  bakteri Escherichia Coli, sehingg dapat menyebabkan penyakit diare. Setelah itu bisa menjadi dehidrasi, lalu karena kondisi tubuh turun maka masuklah penyakit-penyakit lain." ungkap H Irwan.Guna mengatasi masalah tersebut, Dia juga mengupayakan agar kedepannya ditiap desa  dapat dibangun WC  sesuai dengan standarisasi kesehatan khususnya masyarakat di pedesaan. Bupati Kepulauan Meranti, juga mengatakan. "Hingga saat ini hanya ada dua Desa yang terbebas dari BABS di Kepulauan Meranti, yakni Desa Bokor dan Desa Alai Selatan". Dengan deklarasi stop BABS,  diharapkan masyarakat sadar akaan bahaya akibat buang air besar sembarangan.(wir)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Polres Kepulauan Meranti Patroli Gabungan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan

Berita

Disdik: Senin Depan UN Susulan bisa Dilaksanakan

Berita

Pedagang Pakaian Bekas di Dumai Terancam Gulung Tikar

Berita

Pendaftaran Calon Ketua KNPI Bengkalis Resmi Ditutup

Berita

Naas! Tasrip Tewas Diserang Ribuan Tawon

Berita

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Bakar Ban di Cikini