Listrik Mati Saat Saur Warga Bantan Kecewa

- Kamis, 03 Juli 2014 17:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir072014/1404382326images.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Pemadaman Listrik Tampa Sebab

BANTAN, PESISIRNEWS.com- Pemadaman listrik kembali terjadi dikecamatan Bantan,Kamis (3/7/2014) pagi. Pemadaman terjadi sekitar 5 jam dan membuat membuat warga sahur dalam keadaan gelap. 

Sueb, Warga Bantan air mengeluhkan keadaan ini,  menurutnya pemadaman sering terjadi . ia juga mengatakan jika pada Rabu malam dari pukul 18.00 hingga 21.00 listrik juga mati. Ia  berharap pada bulan Ramadhan ini tidak ada lagi pemadaman listrik agar warga bisa khusyuk dalam menjalankan ibadah selaman bulan Ramadhan.

“ Asyik mati je, malam tadi mati juga, sekarang mati lagi, kapanlah listrik ni bisa normal tanpa ada pemadaman. Kalau gini kan susah orang jadinya, sahur pun dalam keadaan gelap,” tuturnya.

Sebelumnya, Bupati Bengkalis pada senin (23/6/2014) telah menginstruksikan PLN untuk tidak melakukan pemadaman kembali. 

"Persoalan ini seharusnya menjadi pembelajaran pihak PLN kenapa listrik sering padam. Sebab, di samping mesinnya sering rusak juga kemungkinan besar akibat kabel jaringan listrik yang sudah kadaluarsa. Terkait permasalahan ini Pemkab Bengkalis telah menyurati manajemen PLN supaya tidak ada lagi pemadaman bergilir", Ujar Bupati saat itu.

Sementara itu, Manager PLN Rayon Bengkalis, Andhy Prasetiawan ketika dihubungi melalui telepon membenarkan adanya pemadaman di daerah Bantan. yang diakibatkan oleh adanya gangguan jaringan didaerah Penurun, Desa Muntai. Akibatnya listrik padam dari daerah Bantan tengah menuju Pambang dari pukul 03.00 WIB hingga 08.00 WIB. 

“ Daerah Bantan, jadi Jam 03.00 Pagi ada gangguan jaringan di daerah penurun, jadi belum bisa dioperasikan dari bantan tengah menuju Pambang, jadi selama padam, anggota melakukan perbaikan di daerah penurun,” terang Andhy.

Sedangkan untuk pemadaman bergilir pihaknya mengakui masih akan dilakukan, dimana jika sebelumnya jadwal pemadaman 7 hari hidup dan 1 hari mati, sekarang sudah menjadi 10 hari hidup dan 1 hari padam, untuk pemadamannya sendiri dari pukul 18.00 WIB hingga 23.00 WIB, namun jika cuaca dingin, pemadaman bisa dipersingkat. 

Hal tersebut dikarenakan belum berfungsinya 3 unit mesin PLN, namun pihaknya menerangkan pemadaman sekarang sudah membaik, dimana sebelumnya dilakukan 7 hari hidup dan 1 hari padam, kini telah menjadi 10 hari hidup dan 1 hari mati, waktu pemadaman sendiri dari pukul 18.00 hingga pukul 23.00, namun jika cuaca dingin pemadaman bisa lebih singkat.

 “Untuk yang 2 unit diperkirakan dalam bulan puasa ini udah beroperasi, jadi bisa menurunkan lagi jadwal pemadaman kita,” tutupnya. ( Sufyan).

Berita Terkait

Berita

Bupati Herman Serahkan SHM Warga Transmigran, UPT Tiram Jaya Disiapkan Menjadi Dusun Mandiri

Berita

Dukung Program Prioritas Kapolri,Polri Bersama Masyarakat,Kapolres Inhil Serahkan Bantuan 3 (Tiga ) Mesin Katinting kepada Nelayan

Berita

Wakil Bupati Yuliantini Hadiri Pelepasan Jenazah H. Andi Rusli, Antarkan Hingga ke Pemakaman di Keritang

Berita

Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru

Berita

Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba

Berita

HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda