SELATPANJANG, PESISIRNEWS.COM - Di Bulan Suci Ramadhan 1436 H/ 2015 M ini, Kantor Perpustakaan dan Arsip Kepulauan Meranti sepi pengunjung. Ini menunjukkan bahwa, minat baca masyarakat Meranti relatif rendah.
Berdasarkan data UNESCO, persentase minat baca anak Indonesia sebesar 0,01 persen. Artinya, dari 10.000 anak bangsa, hanya satu saja yang memiliki minat baca.
"Jumlah pengunjung di Perpustakaan ini pada bulan Suci Ramadhan menurun dari sebelumnya (luar ramadhan,red). Jika di hari biasa, pengunjung yang datang tidak lebih dari 20 orang, sedangkan Bulan Ramadhan tidak lebih dari 15 orang," ungkap Kepala kantor Perpustakaan dan Arsip Kepulauan Meranti, Syamsuddin, melalui Kasi Pelayanan, Harpah Lawati, kepada PESISIRNEWS.COM, Selasa (23/6) siang.
Meskipun begitu, Harpah mengaku Kantor Perpustakaan yang beralamat di Jalan Pembangunan ll Selatpanjang itu, setiap harinya tidak pernah tidak ada pengunjung (kosong.red), "Perpustakaan ini tidak pernah kosong, tiap hari pasti ada pengunjung minimal 5, 6, sampai 7 orang," bebernya.
Menurutnya pula, sepinya pengujung di bulan Ramadhan ini dari hari biasanya, dikarenakan banyak anak-anak sekolah yang libur. Tidak menutup kemungkinan juga, lanjut Harpah, zaman sekarang ini orang lebih senang membaca lewat internet dari pada ke Perpustakaan.
"Kita akan terus berupaya menggali minat baca masyarakat di Kepulauan Meranti ini. Mungkin, salah satu solusi kedepannya, kita harus menggantikan buku yang ada dengan buku-buku yang baru, sehingga kembali membangkit minat baca masyarakat," ujarnya lagi.
Saat ini Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kepulauan Meranti terdapat 10 jenis buku mulai dari 000 sampai dengan 900, dan baru sekitar 11.412 buah buku atau sekitar 75 persen yang di input ke database perpustakaan nasional.
Untuk diketahui, pada Bulan Suci Ramadhan Kantor Perpustakaan dan Arsip Kepulauan Meranti dibuka pada pukul 08.00 - 15.00 Wib. Sementara untuk perpustakaan keliling, tidak jalan apabila sekolah libur.(Adi)