Kelompok Tani Siak kecil dibekali Pelatihan Pengendalian Hama

- Kamis, 29 Januari 2015 17:59 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir012015/142252994520150129_115029.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
sekolah lapangan pengendalian hama siak kecil

SIAKKECIL,PESISIRNEWS.com - Dinas Pertanian dan Peternakan Bengkalis, mengadakan sekolah lapangan pengendalian hama terpadu (SL-PHT) padi, selama dua bulan mulai desember tahun 2014 sampai hari ini kamis (29/01)di kecamatan Siak Kecil, yang di ikuti 3 desa kelompok tani, yakni dari Goptan desa Tanjung damai, Lubuk Gaung, Goptan desa Sepotong. Pelatihan ditutup langsung, Warsito Wahono dari balai besar peramalan organisme pengganggu tanaman (BBPOPT) dari Jati Sari Jakarta. 

Khusus peningkatan produksi padi, jagung serta kedelai, bisa ditingkatkan jika matahari cukup atau sempurna, serta proses pembentukan bulir merangkap kehamparan yang lebih luas, yang selama ini luasan lahan yang sedikit di garap petani.

" Pemerintah pusat melalui menteri pertanian menginginkan kedepan, bahwa kita harus meningkatkan ketahan pangan, dan itu bisa dicermati dimana cadangan beras di dunia saat ini jadi perhatian semua dunia, tidak terkecuali indonesia dan untuk itu menteri pertanian sudah mencerna, melihat, melalui dinas pertanian Bengkalis bahwasanya yang utama dibutuhkan Goptan sepotong, Tanjung Damai, Lubuk Gaung, adalah pengadaan pengairan, dan tentunya ini perlu usulan dari goptan terkait ke dinas pertanian, kalau usulan sudah masuk, tentu kita akan sesegera mungkin menindak lanjutinya", Tutur,Sarsito Wahono dari BBPOPT pusat.

" Para petani ini harus mempunyai nilai dasar kuat, yang pertama tidak hanya mengendalikan hama, akan tetapi lebih meningkatkan produksi, untuk pemakian pestisida jangan buru-buru menggunakan, pengalaman menunjukkan hama yang penanganya berlebihan, akan memprihatinkan bagi tanaman, dan mudah- mudahan dengan diadakanya sekolah lapangan pengendalian hama terpadu (SL-PHT) ini, akan menambah pengetahuan semua kelompok tani sekaligus jadi motor di desa yang tidak ikut dalam sekolah lapangan ini", tutup Sarsito Wahono.

Penutupan sekolah lapangan pengendalian hama terpadu(SL-PHT) dihadiri, kadis Pertanian dan Peternakan Bengkalis, A. Rianto, Kabid, Amrinur, Dorlan Sipahutar, dari balai pengkajian tehnologi pertanian Riau, Indra Fuadi, UPT perlindungan Tanaman pangan Holtikultura Riau, Camat Siak Kecil, Alfi Mukdhor, Kades sepotong, Isman SAg, UPT pertanian dan peternakan Siak Kecil, Nurtham, serta anggota dari goptan desa Sepotong, goptan desa Lubuk Gaung, goptan desa Tanjung Damai.

/tonagian


Tag:

Berita Terkait

Berita

Pemkab Inhil dan BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026

Berita

Ekonomi Warga Ikut Tumbuh! Ini Langkah Kapolsek Pelangiran

Berita

Pegadaian Membangun Perekonomian Masyarakat Lewat Digitalisasi Bisnis dan Ekosistem Emas

Berita

Perkuat Hubungan Ekonomi, Perusahaan Israel Buka Cabang Pertamanya di Maroko

Berita

Iran-Rusia Perkuat Sistem Perdagangan untuk Atasi Sanksi Ekonomi Barat

Berita

Antisipasi Geopolitik dan Ekonomi Global, Pemerintah Terbitkan Perpu Cipta Kerja