Dinas Pendidikan Bengkalis Anggarkan Rp 700 Milyar Untuk Operasional

- Senin, 26 Januari 2015 18:09 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir012015/1422271298herman sani.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
foto : kadisdik bengkalis, H Herman Sani
BENGKALIS, PESISIRNEWS.com  - Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis untuk tahun  2015 ini mencapai Rp. 900 miliar lebih. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, H. Herman Sani, saat ditemui awak media usai penandatanganan fakta integritas, kontrak kerja dan penyerahana dokumen pelaksanaan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah di lantai II kantor Bupati Bengkalis, senin (26/01)."Dengan peyerahan DIPA tahun ini, dinas pendidikan itu menerima nilainya sekitar Rp. 900 miliar lebih. Itu untuk belanja yang tidak langsung seperti sertifikasi, insentif, beasiswa, operasional sekolah dan bantuan bantuan honor, baik honor guru agama maupun honor-honor di swasta termasuk PAUD dan pendidikan-pendidikan S1 (Strata 1) untuk guru dan pemenuhan syarat untuk sertifikasi itu nilainya hampir Rp. 700 miliar lebih," ungkap Kadisdik.  Menurutnya, dari anggaran Rp.900 miliar lebih tersebut, Rp.700 miliar lebih akan di gunakan untuk kepentingan operasional. "Jadi istilahnya belanja pegawai dan operasional sekolah. Selebihnya itu kita tahun ini konsentrasi menyelesaikan program kerja yang sudah dicanangkan oleh Bupati, karena kita sama-sama tahu bahwa Bupati saat ini akan berakhir masa jabatannya pada agustus nanti, sehingga program-program yang kita anggarkan adalah program yang menyelesaikan pembangunan yang telah kita laksanakan," jelas Herman Sani. "Karena kita tidak ingin menimbulkan beban, dan kita ingin itu tetap berlanjut, karena itu kita tidak ada yang baru, tapi menyelesaikan (program yang sudah ada, red) salah satu contoh adalah menyelesaikan pembangunan sekolah SMA unggul, boarding school, pembangunan SD, SMP, SMA unggul dan juga menyelesaikan perguruan tingi-perguruan tinggi yang memang kita sudah diberikan izin unutk mengoperasionalkan mulai tahun 2015 ini," jelasnya.Ia mencontohkan Akademi Komunitas Negeri (AKN) yang pembangunan fisiknya sudah di mulai dan berlanjut tahun ini sehingga bisa fungsional, demikian juga pembangunan Stikes (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan). "Itu kita renovasi dan akan diselesaikan, selain itu juga menyelesaikan fasilitas-fasilitas maritim yang sudah kita rehab, dan menyelesaikan SMA yang sudah dibangun karena ada SMK Penerbangan, SMK Perminyakan, SMK Pariwisata, SMK Perkebunan dan SMK Pertanian. Ini yang kita selesaikan, selebihnya mengarah kepada rehab, baik rehab sedang maupun berat da juga Pembanunan mulai dari SD, SMP dan SMA sederajat. Selain itu juga adalah pembangunan beberapa UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) yang sesuai standar."Itu yang kita lakukan, disamping melakukan yang sifatnya manajemen lainnya, seperti pelatihan kurikulum, peningkatan kualifikasi guru dan bantuan-bantuan operasional dan pembangunan beberapa UPTD yang memang ingin kita fungsikan secara layak sesuai dengan standar yang kita harapkan," paparnya. (Sof)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Pj Bupati Inhil Ingatkan Semua Pihak Tentang Kasus Kekerasan Di Sekolah

Berita

Pj Bupati Inhil Ingatkan Semua Pihak Tentang Kasus Kekerasan Di Sekolah

Berita

Pj Bupati Inhil Ingatkan Semua Pihak Tentang Kasus Kekerasan Di Sekolah

Berita

Peduli Akan Pendidikan, Pj Bupati Inhil Herman Menggelar Pertemuan Dengan Guru Di Kecamatan Kempas

Berita

Studi: Wanita Berpendidikan dan Mapan Makin Enggan Terikat Pernikahan

Berita

Organisasi Mahasiswa Kedokteran Indonesia Dorong Penerapan Kurikulum Pendidikan Seksual