Cuaca Ekstrim , Nelayan Rupat Takut Melaut

- Minggu, 25 Januari 2015 19:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir012015/1422188328Rupat-20150125-00548.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Foto: Ridwan Ketua Kelompok Nelayan Tengiri Kecamatan Rupat saat dikomfirmasi Dikediamanya Minggu(25/1/15) jalan inpres kelurahan Batupanjang

RUPAT,PESISIRNEWS.com - Sejumlah nelayan tradisional di perairan Rupat Kabupaten Bengkalis,memilih tak melaut akibat cuaca buruk. Angin kencang dan tingginya gelombang menjadi kendala tersendiri bagi nelayan karena mereka hanya menggunakan perahu kecil.

"Dari sekitar  Ratusan nelayan di pesisir pantai Rupat Kabupaten Bengkalis, diperkirakan hampir separuhnya atau sekitar 70 persen tak melaut akibat cuaca buruk," kata Ridwan ketua Kelompok nelayan Tengiri Kecamatan Rupat, Minggu (25/1/2015).di kediaman jalan inpres kelurahan Batupanjang kecamtan Rupat Kabupaten Bengkalis.

Ridwan  mendapatkan informasi cuaca buruk langsung dari nelayan, terutama di wilayah selatan.dan utara Meskipun demikian,nelayan yang menggunakan perahu bertenaga besar,mereka tak pengaruh kondisi cuaca.

"Mayoritas nelayan di Rupat  masih menggunakan cara-cara tradisional. Mereka hanya menggunakan perahu kecil," tutur pak ayang ( nama pangilan).

Menurut irwandi, meskipun saat ini tak sedikit nelayan yang urung melaut, hasil tangkapan ikan akhir-akhir ini menujukkan grafik peningkatan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Para nelayan di Rupat tersebar di kelurahan Terkul, Kelurahan Batupanjang, Desa Makruh, Desa lecah, Desa Pangkalan Nyirih, Tanjung Medang dan Desa Cingam.

"Hasil tangkapan ikan andalan nelayan yakni Parang, Tengiri,senangin dan Biang. Mudah-mudahan kondisi cuaca bisa berangsur normal sehingga nelayan bisa kembali melaut," tandasnya.

Saat ditemui khairul (43) merupakan penelayan berasal dari kelurahan Terkul dikediamanya  kepada wartawan  mengatakan memang benar kondisi cuaca ekstrem diperkirakan mencapai puncaknya antara Januari dan Ferbuari. Dia tak menampik jika bersamaan cuaca buruk saat ini banyak nelayan yang urung melaut. 

"Terlalu berisiko jika dipaksakan melaut dengan kondisi cuaca buruk saat ini," kata.Hero.(Nama pangilan) Dia selalu mengingatkan para nelayan lainya agar berhati-hati.

Apalagi hampir sebagian besar nelayan di pesisir pantai pulau Rupat Kabupaten Bengkalis masih menggunakan perahu berkekuatan sekitar 3 groos tonage (GT).

"Kapal berkekuatan 3GT itu tak akan kuat jika harus melaut ke tengah karena terpaan gelombang sangat kuat'ungkapnya(budi)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Ironis, Siswa SDN 14 Bengkalis Belajar di Lantai

Berita

Musyawarah Anak Cabang ke IV PDIP Kecamatan Rupat Di Gelar

Berita

Tim Sepak Bola Jaya Mukti FC Tumbangkan Shinobi 77 FC Di Final Pemuda Cup II

Berita

Jalan Di Perbaiki, PT SRL Rupat Laksanakan CSR

Berita

Ketua ULP Bengkalis,Sevnur Lagi !!!

Berita

Ordis juara Trimukti cup VIII