RUPAT,PESISIRNEWS.com -Aksi damai masyarakat di wilayah Kelurahan Tanjung kapal Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis memperbaiki jalur lintas lintas Tanjung Kapal – Darul Aman, masih terus berlangsung. Perbaikan dilakukan secara swadaya masyarakat itu merupakan wujud protes atas kondisi jalan rusak.
Perbaikan, jalan yang dilakukan serempak di sepanjang jalur lintas Tanjung Kapal berlangsung sejak hari Jumat (9/1). Hingga Sabtu (10/1) warga dengan memergunakan peralatan seadanya dibantu pengoperasian mobil L300 sibuk mengankut batang kelapa yang udah dibelah,sejenis ba dipakai untuk pondasi atau lapisan bawah jalan.
Batang kelapa yang udah dibelah yang jumlahnya hingga puluhan batang tersebut sebelumnya ditimbun di sekitar badan jalan yang hancur. Batang kelapa itu dikumpulkan secara spontanitas warga yang mendapat sepenuhnya dukungan dari Ketua Forum Peduli Masyarakat Tanjung Kapal,Ketua Karang Taruna Tanjung kapal ,Babinsa Tanjung Kapal.Kepala sekolah serta Guru SD ,SMP dan SMA diruang lingkup Kelurahan Tanjung Kapal .RT/RW dan elemen masyarakat lainnya.
"Terus terang kami bersyukur dengan aksi spontanitas warga. Bagaimana pun juga selama ini kami merasa terganggu dengan kondisi jalan yang hancur. Apa yang kami lakukan sekaligus berharap segera mendapat respons dari pemerintah menyangkut perbaikan jalan yang hancur," ujar Surat ketua karang taruna Tanjung Kapal, Sabtu (10/1).
Didampingi Eli dan Eri, keduanya warga setempat mengaku antusias ikut memperbaiki jalan. Mereka membawa cangkul untuk meratakan Tanah untuk menutupi lubang yang berada disisi jalan.yang hancur aksi perbaikan jalan tersebut diharapkan dapat segera memancing reaksi pemerintah dan pihak perusahaan yang melintas jalan tersebut untuk secepatnya menperbaiki total akses jalan tersebut secepatnya
", kami hanya membantu merapihkan saja. Sebelum diletakkan kepingan batang kelapa yang dibelah, kami yang bermodalkan cangkut dan semangat, menimbun lubang di jalan," tambahnya.
Terpisah salah seorang tokoh masyarakat Tanjung Kapal dan sekaligus Ketua Forom Peduli Masyarakat Tanjung Kapal yang juga menjadi penggagas gotong royong massal, Hamzatul Akmal, mengatakan jalan lintas Tanjung Kapal – Darul aman yang hancur dilakukan sepanjng 10 km ia mengakui selama ini tidak merasa nyaman dengan kondisi jalan yang hancur musin hujan seperti sekarang ini jalan yang hancur juga menyebadkan banyak kecelakaan lalu lintas, tak terhitung sepedamotor yang terpeleset ketika mencoba menhindar lubang yang hamper memenuhi badan jalan. jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian warga. Selain itu juga merupakan jalur utama pariwisata di wilayah Tanjung Medang
"Terus terang saya terenyuh, sekaligus gembira begitu besarnya kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungannya. Kekompakan tersebut merupakan modal besar bagi warga untuk menatap masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Akmal menambahkan aksi besar-besaran yang melibatkan warga di sepanjang lintas Tanjung Kapal tersebut didasari oleh keinginan masyarakat dapat menikmati jalan yang bagus. Selama ini masyarakat kesal dengan jalan nyang hancur.
"Hancurnya ruas jalan, salah satunya akibat banyak mobil dan truk pengangkut matrial yang melebih muatan melintas. Ini gerakan murni masyarakat, kami lakukan secara spontanitas," kata Akmal .
Saat dihubungi lewat seluler Minggu (11/1 ) Camat Rupat H. Yusrizal ,Ssos, Msi menegaskan ,sepenuhnya mendukung aksi spontanitas warga dapat menikmati jalan yang bagus, salah satunya diwujudkan dengan secara swadaya menyediakan batang kelapa yang udah dibelah untuk menutupi lubang disepanjang jalan Tanjungkapal – Darulaman .
‘’terus terang saya tidak hanya terenyuh , akan tetapi sekaligus bangga dengan kekompakan masyarakat yang secara swadaya menyediakan matrial untuk menperbaiki jalan , masyarakat secara spontan turun kejalan , bersama –sama menperbaiki akses jalan . tersebut saya juga percaya pemerintah juga merespons apa yang menjadi keinginan masyarakat ‘’ujarnya (budi)