RUPAT,PESISIRNEWS.com - Warga dan pengguna jalan yang melintas di Jembatan pengalir tepatnya yang menghubungkan dusun sungai rambai dan dusun sungai injab harus lebih waspada. Pasalnya jembatan yang ambrol di bongkar sejak pagi ini masih dibiarkan berlubang adanya pembangunan dengan pengamanan yang sederhana.
Hal tersebut mangakibatkan lalu lintas hanya bisa digunakan satu jalur saja. Dengan bergantian, pengguna jalan memanfaatkan sisi jalur yang masih tersisa dan bisa dilewati untuk melintas.
Nou (53), warga Sungai rambai sekaligus ketua RT setempat yang tepat di dekat jembatan memaparkan, jembatan tersebut sudah dua minggu . Akan tetapi tidak ada penanganan serius dari pihak terkait untuk memperbaikinya. Akhirnya ambrolnya jembatanpun tak bisa terelakkan.
Dia menambahkan 'saya udah menberi tahu kepada kontraktor sebelum diroboh jembatan lama ,selesaikan penimbunan sebelahnya agar bisa di lewati oleh pemanfaat jembatan ,Tapi akhirnya jembatan yang rusak membentuk lubang berdiameter 2 meter dari dasar tanah. Selain itu pondasi bawah jembatan terbuat dari batang kelapa juga ambrol. Hal tersebut dikarenakan seringnya dilalui mobil bermuatan berat dan kendaraan lain. hasil jembatan yang sebelumnya hanya kayu dan dibangun secara gotong royong setahun yang lalu sekitar tahun 2013 tersebut makin berumur dan tidak kuat menahan beban.
"Itu karena area ini merupakan perlintasan jalan alternatif yang menghubungkan antara Terkul dengan Pergam," ujarnya Sabtu (20/12/2014)
Nau menambahkan jembatan tersebut sangat berguna bagi roda kehidupan masyarakat sekitar. Dengan ambrolnya jembatan tersebut, dia merasa tingkat keamanan dan kenyamanan untuk melintas menjadi terganggu.
Lanjutnya agar pihak kontraktor.jagan memikir keuntungan aja tapi pikiran kenyaman pada pengunaan jembatan tersebut,'ungkapnya.Saat berita ini diturunkan hp kontraktor tak dapat dihubungi' (Budi)