RUPAT, PESISIRNEWS.com -Jembatan darurat sungai pengalir terletak di dusun sungai injab kelurahan Terkul Kecamatan Rupat dalam kondisi menperhatinkan . Lantai jembatan yang beralaskan papan sudah diselimuti oleha tanah Intensitas curah hujan yang mulai tinggi membuat kondisi papan licin dan membahayakan pengguna jalan, terlebih pengendara motor..Pantauan wartawan pesisirnews (10/12/14) dilokasi tampak antrian roda dua memadati jembatan darurat yang terlihat“Permukaan papan yang diselimuti oleh tanah . Jika hujan tiba seperti ini sangat licin dan mudah kehilangan keseimbangan,” keluh Nursyam pengendara motor. Diungkapkannya, melihat kondisi tersebut, ada ketakutan untuk melintasi jalan yang menjadi penhubung dua kelurahan Batupanjang-Terkul“Pasti bulan Desember ini curah hujan makin tinggi. Baiknya ada jalan alternatif yang lain untuk dilewati,” harap Nursyam Pihak kontraktor saat diketemui mengatakan, pengerjaan jembatan penanjak sungai pengalir ini direncanakan selesai pada minggu ketiga bulan Desember.“Lebar jalan mencapai delapan meter dan bisa digunakan untuk dua jalur baik dari arah Batupanjang dan Selat morong,” jelas Boby. “Kami pun melarang kendaraan di atas lima ton, untuk melintas. Terlebih kondisi papan yang mulai rusak. Kemacetan yang sering terjadi karena antrian kendaraan di Jembatan sungai pengalir sungai injab .tegasnya (budi)